kondusif.inewsciamis.com/, Jagat maya tengah dihebohkan oleh dugaan perselingkuhan yang melibatkan Ridwan Kamil dengan seorang model majalah dewasa bernama Lisa Mariana. Ridwan Kamil klarifikasi di Instagram.
Kabar ini mencuat setelah beredar sejumlah bukti, termasuk rekaman percakapan pribadi, video call, hingga pemberian uang yang disebut-sebut digunakan untuk menutupi kehamilan Lisa pada tahun 2021.
Lisa Mariana mengungkapkan bahwa dirinya telah memiliki seorang anak perempuan bernama Celin Azzura, yang disebut merupakan hasil hubungannya dengan Ridwan Kamil pada tahun 2021.
Menurut Lisa, pihak Ridwan Kamil sempat menekannya untuk menandatangani surat pernyataan yang menyebut bahwa mereka tidak pernah memiliki hubungan.
Ia mengaku terpaksa menandatanganinya karena berada di bawah tekanan dan intimidasi dari ibu tirinya.
Lisa juga menyebut bahwa Ridwan Kamil sebelumnya rutin memberikan nafkah untuk sang anak.
Namun, setelah muncul isu dugaan korupsi yang menyeret nama Ridwan Kamil, ia disebut tidak lagi menafkahi Celin.
Isu ini semakin memanas setelah Lisa mengunggah foto sang anak di media sosial, yang langsung menarik perhatian netizen karena wajah anak tersebut dinilai sangat mirip dengan Ridwan Kamil.
“Ini mah anaknya RK, mirip banget!” komentar seorang netizen. “Gak perlu tes DNA, ini udah jelas anak RK,” tulis netizen lainnya.
Ridwan Kamil Klarifikasi
Menanggapi kabar yang beredar, Ridwan Kamil akhirnya memberikan klarifikasi melalui akun media sosial pribadinya.
Ia dengan tegas membantah semua tuduhan tersebut dan menyebut bahwa isu ini adalah fitnah yang tidak berdasar.
“Terkait isu yang sedang ramai diperbincangkan, saya ingin menegaskan bahwa tuduhan tersebut sama sekali tidak benar. Saya tidak pernah melakukan hal yang dituduhkan dan ini adalah bagian dari fitnah yang sengaja disebarkan untuk menjatuhkan nama baik saya,” tulis Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil juga menyampaikan bahwa ia akan mengambil langkah hukum untuk melindungi nama baik dirinya dan keluarganya.
“Saya telah berkoordinasi dengan tim hukum untuk menindaklanjuti kasus ini. Saya berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi dan tetap kritis dalam menyikapi informasi yang belum jelas kebenarannya,” tambahnya.
Sejumlah netizen berspekulasi bahwa isu ini muncul sebagai pengalihan dari isu-isu politik yang tengah berkembang.
Mereka menilai bahwa kasus seperti ini sering kali muncul di tengah situasi politik yang memanas, termasuk saat pemerintah tengah menghadapi kritik terkait kebijakan strategis seperti UU TNI dan RUU Polri.
Dugaan bahwa isu ini merupakan pengalihan perhatian semakin kuat karena momen kemunculannya yang bertepatan dengan ketegangan politik nasional.






