banner 728x250
Viral  

“Koruptor Calling” Bikin Heboh, Netizen: Nilainya Lebih Mahal dari Klub Eropa!

banner 120x600
banner 468x60

kondusif.inewsciamis.com/, Setelah sebelumnya publik dihebohkan dengan klasemen Liga Korupsi Indonesia, kini muncul fenomena baru yang tak kalah mengundang perhatian: “Koruptor Calling.” Konsep ini menyerupai pengumuman daftar pemain untuk Timnas Indonesia yang kerap dirilis menjelang turnamen besar.

Namun, bedanya, daftar ini berisi nama-nama yang disindir sebagai “pemain” dalam ajang “Piala Dunia Korupsi 2026.

banner 325x300

Daftar “Koruptor Calling” ini diposting oleh akun Instagram @mardiguwp dan langsung menyedot perhatian warganet.

Dalam unggahan tersebut, disusun formasi lengkap mulai dari kiper, bek, gelandang, hingga penyerang, yang terdiri dari nama-nama yang diduga terlibat dalam kasus korupsi besar di Indonesia.

Susunan Pemain Koruptor Calling

1. Kiper

Budi Said (PT Antham United)

Helena Lim (Persima Timah)

2. Bek

Harvey Mois (Persiman Timah)

Setya Novanto (KTP City FC)

Riva Siahaan (Pertamina FC)

Juliari Batubara (Bansos United)

Surya Darmadi (Duta Palma)

Karen Agustiawan (Pertamina FC)

3. Gelandang

Heru Hidayat (Persijiw Jiwasraya)

Emirsyah Satar (Garuda Utama)

Benny Tjokrosaputro (Persijiw Jiwasraya)

Abdul Hadi Aviciena (Persiman Timah)

Maria Pauline Lumowa (Gramarindo)

4. Penyerang

Anas Urbaningrum (FC Hambalang)

Robert Tantular (Atletico Century)

Sjamsul Nursalim (Real BLBI)

Tjoko Tjandra (Bali Bank FC)

Honggo Wedratno (Persitep TPPI)

Respons Netizen: “Tim Termahal di Dunia!”

Unggahan ini juga langsung dibanjiri komentar warganet yang terhibur sekaligus menyindir situasi korupsi di Indonesia.

Tak sedikit juga yang menyebut bahwa “Koruptor Calling” ini memiliki nilai pasar yang melebihi tim-tim besar di Eropa.

“Buset ini mah tim termahal di dunia,” tulis netizen.

“Valuenya udah ngalahin team Eropa ini,” tulis netizen.

“Line up Penghancur,” tulis netizen lainnya.

“Lokal semua ya? Gak ada naturalisasi,” tulis netizen.

“Pelatih: Sir Alex Mulyono Niponegoro,” tulis netizen.

“Menyusul pemain dari PLN United & PDAM FC,” tulis netizen lainnya.

Beberapa komentar juga mempertanyakan siapa pelatih dari “tim” ini, dengan sindiran:

“Head coach-nya siapa ya ini?,” tulis netizen.

Selain itu, ada juga yang berpendapat kalau dengan susunan pemain seperti ini, mereka bisa langsung memenangkan “Piala Dunia Korupsi.”

“Kalau pemainnya begini otomatis bakal menang piala dunia korupsi,” tulis netizen.

Fenomena Sindiran yang Mencerminkan Kekecewaan Publik

Fenomena “Koruptor Calling” ini juga mencerminkan kekecewaan publik terhadap banyaknya kasus korupsi di Indonesia yang terus bermunculan.

Selain itu, respons publik menunjukkan bahwa kasus-kasus ini telah menimbulkan kemarahan sekaligus keprihatinan di masyarakat.

Kini, publik juga menantikan apakah “tim ini” akan bertanding di “Piala Dunia Korupsi 2026 Kohona” atau justru akan menerima “kartu merah” dari hukum yang berlaku.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *