Wawan juga berterima kasih kepada jajaran kecamatan dan desa yang telah bersinergi mengemas acara tersebut sehingga kesan politik yang “berat” menjadi terasa ringan dan menyenangkan.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Ormas Kesbangpol Ciamis, Maman Suryaman, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari Peraturan Bupati Ciamis Nomor 27 Tahun 2021.
”Kami ingin meningkatkan kesadaran kritis peserta terhadap pembangunan. Tujuannya jelas, melestarikan identitas kebangsaan sekaligus menanamkan nilai karakter bangsa melalui seni budaya,” tegas Maman.
Sementara itu, dalam sambutan tertulisnya, Sekda Kabupaten Ciamis Dr. H. Andang Firman T menekankan bahwa kualitas demokrasi sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Ciamis mengajak warga untuk tidak hanya menjadi penonton dalam kontestasi politik.
”Kami ingin masyarakat Desa Kaso dan Ciamis umumnya bukan lagi sekadar penonton, melainkan warga yang sadar akan hak dan kewajibannya. Hindari hoaks dan jaga persatuan meski berbeda pilihan,” pesannya yang dibacakan Kepala Desa Kaso, Edi Kurnadi di hadapan peserta.
Acara yang didanai oleh APBD 2026 ini diharapkan mampu mengubah pola pikir masyarakat.
Dengan literasi politik yang baik, warga Tambaksari kini diharapkan lebih siap menyongsong pesta demokrasi dengan sikap yang demokratis, jujur, dan berintegritas.



















Respon (1)