Ciamis,Kondusif.com,- Jarak geografis yang jauh dari pusat kota bukan menjadi alasan bagi Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk mengesampingkan edukasi demokrasi.
Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Pemkab Ciamis langsung tancap gas mendatangi wilayah pelosok di Kecamatan Tambaksari guna menggelar Pendidikan Politik bagi Masyarakat, Senin (27/4/2026).
Langkah “jemput bola” ini menyasar Gedung Seni Sawala di Desa Kaso, sebuah wilayah yang memiliki jangkauan cukup jauh dari pusat pemerintahan kabupaten.
Alih-alih mengundang warga ke kota, pemerintah justru memboyong narasumber dari Universitas Galuh dan KPU Ciamis langsung ke hadapan konstituen di desa.
Asisten Administrasi Umum Setda Ciamis, Wawan Ruhiyat, mengapresiasi langkah strategis Kesbangpol ini.
Ia menekankan bahwa masyarakat di wilayah perbatasan atau pelosok memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses literasi politik yang berkualitas.
”Saya ucapkan terima kasih kepada Badan Kesbangpol yang sudah menyelenggarakan pendidikan politik bagi masyarakat, khususnya bagi warga yang sangat jauh jangkauannya dari kota,” ujar Wawan saat memberikan sambutan di lokasi.
Kolaborasi dengan Seni
Agar materi tidak terasa berat dan membosankan bagi warga desa.
Panitia menyisipkan kolaborasi seni budaya lewat pertunjukan Wayang Golek Si Cepot.
Wawan menilai, kombinasi ini menjadi kunci agar pesan-pesan politik tidak menguap begitu saja.


















