banner 728x250

Bupati Herdiat: Merlawu Telah Diakui Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Nasional

banner 120x600
banner 468x60

CIAMIS,kondusif.inewsciamis.com/,– Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui komitmen kuat Bupati H. Herdiat Sunarya terus menunjukkan dukungannya terhadap pelestarian budaya lokal. Salah satu bentuk nyata adalah kehadiran langsung Bupati dalam prosesi Tradisi Merlawu yang kembali digelar di Situs Gandoang, Desa Wanasigra, Kecamatan Sindangkasih, Jumat (12/09/2025).

Meski cuaca sempat diguyur hujan, ratusan masyarakat hadir dengan penuh semangat.

banner 325x300

Tradisi yang digelar setiap bulan Maulud ini bukan sekadar doa bersama.

Tetapi juga penghormatan kepada leluhur desa, khususnya Syekh Padamatan yang dimakamkan di Situs Kabuyutan Gandoang.

“Merlawu merupakan budaya yang sudah diakui secara legal sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Ini adalah kebanggaan bagi kita semua, sekaligus pengingat bahwa Ciamis memiliki kekayaan budaya yang luar biasa,” ujar Bupati Herdiat di hadapan warga.

Tak hanya sekadar tradisi, Merlawu juga sarat dengan nilai religius.

Momen ini menjadi ruang kebersamaan masyarakat, diawali dengan doa, tawasulan.

Kemudian, makan bersama dari hidangan yang dibawa masing-masing keluarga.

Simbol kekompakan dan rasa syukur atas panen ini menjadi warisan yang terus dijaga turun-temurun.

Bupati Herdiat pun mengapresiasi semangat gotong royong warga Wanasigra, terutama budaya kerja bakti yang rutin digelar setiap sore dipimpin kepala desa.

“Hatur nuhun ka sadayana. Budaya bersih-bersih dan gotong royong ini sangat luar biasa. Tidak heran jika baru-baru ini Ciamis mendapat penghargaan sebagai kota terbersih di ASEAN,” ungkapnya.

Dengan pengakuan sebagai WBTB, Merlawu kini bukan hanya kebanggaan warga Wanasigra.

Melainkan juga menjadi aset budaya Kabupaten Ciamis yang diakui secara nasional.

Pemerintah daerah berkomitmen terus menjaga, mendukung, serta mempromosikan tradisi ini agar generasi muda dapat mewarisi nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

Tradisi Merlawu adalah bukti bahwa budaya dan kearifan lokal masih hidup dan berdenyut kuat di tengah modernisasi.

Melestarikan budaya berarti menjaga jati diri bangsa, dan Ciamis kini meneguhkan diri sebagai daerah yang tidak hanya kaya warisan sejarah, tetapi juga berprestasi dalam menjaga lingkungan dan harmoni sosial.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *