kondusif.inewsciamis.com/, Kratom atau Mitragyna speciosa semakin dikenal di pasar internasional sebagai komoditas herbal unggulan asal Indonesia. Dikenal dengan julukan “daun surga,” tanaman ini banyak tumbuh di Kalimantan dan telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional.
Kini, kratom menjadi salah satu produk ekspor yang menjanjikan bagi Indonesia, terutama ke Amerika Serikat dan Eropa.
Indonesia Genjot Ekspor Daun Surga ke Pasar Global
Pada awal 2025, pemerintah Indonesia resmi mengirimkan ekspor perdana kratom dengan nilai mencapai USD 1,05 juta atau sekitar Rp17 miliar.
Sebanyak 351 ton kratom dalam 13 kontainer dikirim dari Pontianak, Kalimantan Barat, menuju Amerika Serikat dan Eropa.
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan menyatakan bahwa ekspor ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing kratom Indonesia di pasar global.
Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 21 Tahun 2024 menetapkan regulasi yang lebih ketat sehingga eksportir memastikan kualitas kratom sesuai dengan standar internasional.
Permintaan Tinggi dari Amerika dan Eropa
Data menunjukkan bahwa ekspor kratom dari Indonesia terus mengalami peningkatan. DKI Jakarta menjadi pusat distribusi utama dengan nilai ekspor mencapai USD 4,45 juta, disusul oleh Kalimantan Barat dan Jawa Timur.
Negara tujuan utama kratom Indonesia adalah Amerika Serikat, Jepang, dan sejumlah negara Eropa.
Masyarakat di negara-negara tersebut mengonsumsi kratom sebagai suplemen herbal untuk meningkatkan energi, mengatasi nyeri, dan mengurangi kecemasan.
Manfaat Kratom bagi Kesehatan
Banyak orang di pasar internasional semakin meminati kratom karena berbagai manfaat kesehatannya, di antaranya.
1. Meningkatkan energi dan fokus
Pekerja di Asia Tenggara sering mengonsumsi kratom untuk meningkatkan stamina dan konsentrasi dalam beraktivitas.
2. Mengurangi nyeri kronis
Senyawa aktif dalam kratom, seperti mitragynine dan 7-hydroxymitragynine, memiliki efek analgesik yang membantu meredakan nyeri, baik akibat cedera maupun kondisi kronis seperti radang sendi.
3. Membantu mengatasi kecemasan dan stres
Dalam dosis rendah hingga sedang, kratom memberikan efek menenangkan yang membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan suasana hati.
4. Alternatif terapi bagi ketergantungan opioid
Di beberapa negara, masyarakat menggunakan kratom sebagai pengganti opioid untuk mengurangi gejala putus obat pada pengguna yang sedang menjalani rehabilitasi.
5. Membantu mengatasi gangguan tidur
Beberapa jenis kratom memiliki efek sedatif ringan yang dapat membantu penderita insomnia mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik.
Regulasi Kratom di Indonesia Masih dalam Proses Kajian
Meskipun ekspor kratom telah mendapat lampu hijau, regulasi mengenai peredarannya di dalam negeri masih menjadi perdebatan.
Hingga saat ini, pemerintah belum mengizinkan penjualan bebas kratom untuk konsumsi domestik karena masih menunggu hasil kajian dari berbagai lembaga terkait.
Dengan permintaan yang terus meningkat di pasar global, kratom Indonesia berpotensi menjadi salah satu komoditas ekspor andalan.
Pemerintah harus menetapkan regulasi yang jelas dan melakukan kajian ilmiah lebih lanjut agar industri kratom berkembang secara berkelanjutan serta memberikan manfaat maksimal bagi perekonomian nasional dan kesehatan masyarakat






