Bekasi,Kondusif.com,- Suasana mencekam menyelimuti Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam. Insiden operasional yang melibatkan KRL Commuter Line dan kereta api jarak jauh mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) kini tengah bergerak cepat melakukan evakuasi besar-besaran di lokasi kejadian.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 20.40 WIB.
Akibat hantaman ini, perjalanan kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta langsung lumpuh dan mengalami kendala hebat.
Korban Jiwa dan Tanggung Jawab KAI
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, membeberkan fakta terkini mengenai jumlah korban.
Ia mengonfirmasi bahwa nyawa dua orang tidak tertolong dalam peristiwa maut tersebut.
”Tercatat di rumah sakit ada dua korban meninggal dunia,” ungkap Franoto saat memberikan keterangan yang dipantau dari Breaking News KompasTV, Senin malam.
Meskipun demikian, pihak KAI belum bisa merinci jumlah pasti korban yang mengalami luka-luka karena proses pendataan masih berjalan dinamis.
Namun, Franoto memastikan bahwa negara melalui KAI akan hadir memberikan jaminan penuh bagi para korban.
”KAI akan bertanggung jawab penuh untuk pengobatan korban yang mengalami luka-luka,” tegasnya.
Fokus Utama: Evakuasi dan Keselamatan
Melalui pernyataan resmi di akun media sosialnya, manajemen KAI menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas insiden ini.








