Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/- Program Gerakan Pengembangan Kampung Pangan Lokal (Gebang Kapal) terus memberikan dampak positif bagi petani di Kabupaten Ciamis. Selain meningkatkan produktivitas pertanian, program ini juga berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis, Slamet Budi Wibowo, menegaskan bahwa Gebang Kapal tidak hanya memberikan dukungan dalam bentuk sarana dan prasarana pertanian, tetapi juga mendorong kemandirian petani.
“Program ini tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga menjamin ketersediaan pangan di Kabupaten Ciamis,” kata dia, saat menghadiri pelaksanaan program di Kelompok Tani (Poktan) Sedasari, Desa Kadupandak, Kecamatan Tambaksari, Senin (10/2/2025).
Gebang Kapal, Bantuan untuk Petani
Melalui anggaran APBD I Provinsi Jawa Barat, Gebang Kapal memberikan berbagai bantuan kepada Poktan Sedasari, antara lain.
1. Saprodi jagung untuk lahan seluas 13 hektare
2. Alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa 2 unit cultivator, 1 unit motor roda tiga, dan 1 unit corn sheller
3. Irigasi air tanah dalam untuk mendukung pengairan lahan
4. Jalan usaha tani guna memperlancar distribusi hasil panen
5. Rumah jemur sebagai fasilitas pasca panen
6. Sekolah Lapang (SL) sebanyak enam kali pertemuan untuk meningkatkan keterampilan petani
Sementara itu, Camat Tambaksari, H. Osep Hernandi, mengapresiasi manfaat program ini bagi masyarakat setempat.
“Bantuan dari Gebang Kapal sangat mendukung petani dalam meningkatkan hasil panen, efisiensi kerja, dan kesejahteraan mereka,” katanya.
Dampak Positif Bagi Petani

Atim, salah satu anggota Poktan Sedasari, mengungkapkan bahwa bantuan ini sangat membantu dalam usaha tani mereka.
“Mulai dari akses jalan, alat pengolahan lahan, sumur bor untuk pengairan, hingga alat pasca panen seperti pemipil jagung dan tempat penjemuran, semuanya sangat bermanfaat. Ke depan, kami berharap bisa membentuk koperasi agar lebih mandiri,” tuturnya.
Berdasarkan hasil ubinan yang dilakukan oleh mitra BPS Kabupaten Ciamis, produktivitas jagung di wilayah tersebut mencapai 78,06 kwintal per hektare atau sekitar 7,8 ton per hektare.
Angka ini menunjukkan hasil yang cukup baik dan menjadi motivasi bagi petani untuk terus meningkatkan produksi.
“Kami berharap program Gebang Kapal dapat terus berlanjut untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Ciamis,” pungkasnya.









Respon (0)