kondusif.inewsciamis.com/- Doa qunut sering dibaca saat sholat Subuh, terutama bagi mereka yang mengikuti Mazhab Syafi’i. Namun, tidak semua orang menghafalnya. Jika Anda masih kesulitan mengingat bacaan nya, ada beberapa doa lain yang bisa menjadi alternatif tanpa mengurangi keabsahan sholat.
Hukum Membaca Doa Qunut dalam Sholat Subuh
Para ulama memiliki pendapat yang berbeda mengenai hukum membaca doa tersebut. Mazhab Syafi’i dan Maliki sangat menganjurkan membaca doa qunut dalam sholat Subuh sebagai sunnah muakkad.
Sebaliknya, Mazhab Hanafi dan Hanbali tidak mewajibkannya, sehingga sholat Subuh tetap sah meskipun tanpa melakukan doa tersebut.
Perbedaan ini muncul karena ada riwayat yang menyebutkan bahwa Rasulullah ﷺ terkadang membaca qunut dalam sholat Subuh, tetapi di waktu lain tidak melakukannya.
Oleh karena itu, bagi yang belum hafal, tidak perlu merasa terbebani.
Bacaan Pengganti Jika Belum Hafal

Islam memberikan kemudahan bagi umatnya dalam menjalankan ibadah. Jika seseorang belum hafal doa qunut, ia dapat menggantinya dengan bacaan lain yang memiliki makna serupa. Salah satu doa yang bisa dibaca adalah:
اللهم اغفر لي يا غفور
“Allahummaghfir lii yaa Ghafuur.”
(Ya Allah, ampunilah aku, wahai Dzat Yang Maha Pengampun).
Selain itu, doa sapu jagat yang terdapat dalam Al-Qur’an juga bisa menjadi alternatif:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
“Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah wa fil-aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban-naar.”
(Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa neraka).
Bacaan ini lebih mudah dihafalkan dan tetap mengandung permohonan kepada Allah.
Pandangan Buya Yahya
Menurut Buya Yahya, seorang ulama yang sering memberikan bimbingan keislaman, menjelaskan bahwa membaca doa qunut dalam sholat Subuh bukanlah sesuatu yang wajib.
Dalam kajiannya, ia menyampaikan bahwa ada perbedaan pendapat di antara ulama mengenai praktik ini.
Beliau menekankan bahwa jika seseorang belum menghafal doa tersebut, cukup membaca doa lain yang lebih mudah. Hal ini tidak akan mengurangi nilai sholat, karena yang terpenting adalah kekhusyukan dan niat yang tulus dalam beribadah.
Akan tetapi, dia juga menegaskan bahwa sebagai seorang muslim kita harus senantiasa menghafal doa tersebut agar mendapatkan keutamaannya.
Membaca doa qunut dalam sholat Subuh memang dianjurkan dalam Mazhab Syafi’i, tetapi tidak termasuk kewajiban.
Bagi yang belum menghafalnya, bisa menggantinya dengan doa lain, seperti doa sapu jagat atau doa memohon ampunan.
Islam memberikan kemudahan dalam beribadah, sehingga umat Muslim tidak perlu khawatir jika belum mampu menghafal doa qunut. Yang terpenting adalah menjalankan sholat dengan penuh kesungguhan dan ketulusan.







Respon (0)