banner 728x250

GERMAJI: Program Magrib Mengaji yang Perkuat Karakter Religius Masyarakat Desa Utama

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,GERMAJI Desa Utama,- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Darussalam (UID) yang tengah mengabdi di Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, mengambil langkah nyata dalam membangun karakter masyarakat melalui program GERMAJI (Gerakan Magrib Mengaji).

Program ini diluncurkan pada 28 Juli 2025 dan menjadi bagian dari strategi penguatan nilai spiritual, sosial, serta kebersamaan warga.

banner 325x300

Uniknya, GERMAJI tidak hanya menargetkan anak-anak dan remaja, tetapi juga mengajak orang tua serta masyarakat umum.

Untuk bersama-sama menghidupkan waktu Magrib dengan membaca Al-Qur’an di masjid dan musala setempat.

Dengan demikian, kegiatan ini menembus batas usia dan menciptakan budaya keagamaan yang inklusif.

Ketua KKN Desa Utama, Kiki F. Mulyana, menegaskan bahwa GERMAJI merupakan wujud kontribusi mahasiswa terhadap pembangunan karakter masyarakat.

“Kami ingin menanamkan kebiasaan positif di tengah masyarakat, khususnya di waktu Magrib. Melalui mengaji bersama, kedekatan antarwarga akan tumbuh, hubungan sosial diperkuat, dan nilai keagamaan menjadi fondasi yang kokoh dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Respons warga terhadap GERMAJI terbilang sangat positif. Setiap malam, lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar dari berbagai masjid dan musala, melibatkan berbagai kalangan usia.

Para orang tua tidak hanya mendampingi anak-anak, tetapi juga aktif mengaji bersama untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an mereka.

Seorang tokoh masyarakat Desa Utama menyoroti pentingnya kegiatan ini.

“Kami mendukung penuh GERMAJI karena selaras dengan visi Bupati Ciamis dalam membangun masyarakat yang religius dan berkarakter. Semoga program ini dapat berlanjut, bahkan setelah mahasiswa KKN selesai mengabdi,” ujarnya.

Program GERMAJI bukan sekadar aktivitas sementara.

Mahasiswa KKN berharap gerakan ini meninggalkan warisan sosial dan spiritual yang berkelanjutan bagi Desa Utama.

Sekaligus menjadi model pengembangan karakter masyarakat yang religius dan harmonis.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *