Ia menyatakan bahwa swasembada pangan bukan sekadar jargon, melainkan perintah langsung yang sudah dipayungi regulasi kuat.
”Presiden Prabowo menempatkan swasembada pangan sebagai agenda nasional yang sangat krusial. Pemerintah hadir lewat Perpres hingga Inpres untuk memastikan pembangunan pertanian dan peternakan bergerak lebih cepat,” ujar Sudaryono dengan nada optimistis.
Ia menjelaskan bahwa regulasi tersebut bertujuan agar peternak rakyat tidak berjuang sendirian.
Pemerintah berkomitmen memperkuat rantai produksi, mempermudah jalur distribusi, hingga menjamin kesejahteraan para pelaku usaha.
Blusukan dan Dengar Keluh Kesah Peternak
Tidak hanya duduk di kursi VIP, Sudaryono juga memanfaatkan kunjungannya untuk melakukan dialog intens dengan para peternak rakyat.
Ia tampak serius mencatat berbagai aspirasi, mulai dari tantangan budidaya hingga fluktuasi harga di pasar.
”Aspirasi para peternak ini adalah bahan baku kami dalam menyusun kebijakan. Kami ingin program pemerintah benar-benar nyambung dengan kebutuhan riil di lapangan,” tambahnya.
Mengakhiri kunjungannya, Wamentan mengajak sinergi antara pusat, daerah, dan pengusaha terus dipacu.
Targetnya jelas: cita-cita besar menuju swasembada pangan nasional bukan lagi sekadar mimpi, melainkan kenyataan yang segera terwujud.


















