banner 728x250

Prabowo Terima Kunjungan 8 Konglomerat Indonesia, Bahas Ekonomi dan Investasi

Dengan adanya komunikasi yang erat antara pemerintah dan para konglomerat Indonesia, diharapkan kolaborasi ini dapat membawa dampak positif bagi ekonomi nasional.

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, Kondusif – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan delapan konglomerat Indonesia di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 6 Maret 2025. Pertemuan ini menjadi forum strategis antara pemerintah dan dunia usaha dalam membahas perkembangan ekonomi nasional, investasi, serta program prioritas yang sedang dijalankan.

Delapan konglomerat Indonesia yang hadir merupakan tokoh-tokoh besar di berbagai sektor industri, di antaranya Anthony Salim, Sugianto Kusuma, Prajogo Pangestu, Boy Thohir, Franky Widjaja, Dato Sri Tahir, James Riady, dan Tomy Winata. Dengan latar belakang bisnis yang beragam, mereka memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, mulai dari sektor pangan, properti, energi, hingga keuangan dan manufaktur.

banner 325x300

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menyoroti sejumlah isu strategis, termasuk program makan bergizi gratis yang menjadi salah satu kebijakan unggulan pemerintah. Selain itu, pembangunan infrastruktur, penguatan industri tekstil, serta upaya mencapai swasembada pangan dan energi turut menjadi topik utama dalam diskusi.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan para pelaku usaha sangat penting untuk memastikan kebijakan ekonomi yang kami jalankan benar-benar berdampak positif bagi rakyat,” ujar Prabowo dalam pertemuan tersebut.

Presiden juga menekankan pentingnya industrialisasi dan optimalisasi investasi melalui Badan Pengelola Investasi Danantara sebagai langkah menuju kemandirian ekonomi nasional.

“Kita ingin Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pemain utama dalam industri global. Oleh karena itu, investasi dan inovasi harus terus kita dorong,” tegasnya.

Prabowo mengapresiasi kontribusi para pengusaha dalam mendukung kebijakan pemerintah, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan daya saing industri dalam negeri.

“Saya mengajak para pengusaha untuk bersama-sama membangun ekonomi yang kuat dan berkeadilan. Kita harus memastikan pertumbuhan ekonomi bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden turut didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Dengan adanya komunikasi yang erat antara pemerintah dan para konglomerat Indonesia, diharapkan kolaborasi ini dapat membawa dampak positif bagi ekonomi nasional serta mewujudkan visi Indonesia sebagai negara maju dan mandiri.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *