banner 728x250

Megawati Instruksikan Penundaan Retret Kepala Daerah PDIP, Zulhas: Pergi ke Magelang untuk Rakyat, Bukan Partai!

Instruksi Megawati dan Tanggapan Kepala Daerah Paska Penangkapan Hasto

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, Kondusif – Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengeluarkan instruksi penundaan retret kepala daerah PDIP di Akmil, Magelang.

Surat instruksi tersebut terbit pada Kamis (20/2/2025) dengan nomor 7294/IN/DPP/II/2025, menyusul penahanan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, oleh KPK.

banner 325x300

Mengutip detik.com, Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Jambi, Dillah Hikmah Sari, memilih tetap menghadiri retret tersebut.

“Saya sekarang ini sudah di Magelang bersama kepala daerah lainnya di Indonesia. Kami telah menjalani sejumlah agenda di retret ini,” ujar Dillah, Jumat (21/2/2025).

Dillah menyebutkan, sebagai satu-satunya kepala daerah perempuan di Jambi, kehadirannya di retret ini sangat penting.


Retret sebagai Sarana Penyatuan Visi Pemerintah

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), menganggap jika retret kepala daerah di Magelang penting demi sinergitas pusat dan daerah..

“Retret ini penting untuk rakyat. Sanga butuh adanya keselarasan visi dan misi antara pemerintah pusat dan daerah, terutama untuk program swasembada pangan,” kata Zulhas.

Zulhas menekankan bahwa retret bukanlah agenda partai, melainkan upaya membangun sinergi demi kepentingan rakyat.

“Kesadaran kita sebagai pemimpin harus berfokus pada rakyat agar program-program pemerintah dapat tercapai,” lanjutnya.


Pandangan Lain dari Rano Karno dan Wamendagri

Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, menegaskan bahwa surat instruksi Megawati hanya bersifat penundaan, bukan larangan.

“Surat ini adalah menunda, bukan melarang. Saya dan Pramono Anung bisa saja hadir di gelombang kedua,” jelas Rano, Sabtu (22/02/2025).

Di sisi lain, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, mengingatkan kepala daerah yang tidak mengikuti gelombang pertama untuk hadir di gelombang berikutnya.

“Seluruh kepala daerah, wajib mengikuti retret ini. Waktunya akan menyesuaikan keputusan MK,” katanya.


Dinamika Internal PDIP dan Sikap Partai

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, menyatakan instruksi Megawati tetap berlaku.

“Iya, masih berlaku instruksinya. Kita akan terus memantau situasi sebelum mengeluarkan sikap terbaru,” ujarnya.

Said juga meminta publik untuk tidak membenturkan urusan retret dengan ketidakhadiran kepala daerah PDIP.

Sejumlah elite PDIP, termasuk Deddy Yevri Sitorus dan Komarudin Watubun, terlihat bertemu Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Jumat malam (21/02/2025).

Pertemuan ini berlangsung hingga pukul 22.00 WIB.


Retret untuk Rakyat atau Dinamika Partai?

Penundaan retret kepala daerah PDIP instruksi Megawati, memunculkan berbagai respons.

Sementara Dillah Hikmah Sari dan kepala daerah lain tetap melanjutkan agenda, tokoh politik seperti Zulhas dan Rano Karno menegaskan pentingnya retret sebagai sarana penyatuan visi nasional.

Situasi ini menunjukkan bagaimana dinamika internal partai dan kepentingan rakyat harus berjalan seirama demi pembangunan Indonesia.

banner 325x300

Respon (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *