Tasikmalaya, Kondusi.com – Universitas Siliwangi (Unsil) menggelar apel penutupan Pendidikan Bela Negara Tahun Akademik 2024/2025 pada Senin, 20 Januari 2025. Acara yang berlangsung di Kampus 2 Unsil, Tasikmalaya, ini menjadi momen penting dalam memperkuat semangat nasionalisme generasi muda.
Sebanyak 5.000 peserta hadir dalam acara tersebut, termasuk sejumlah pejabat penting. Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn) Wiranto, hadir sebagai pembina apel. Turut hadir mantan Sekretaris Kemenko Polhukam Letjen TNI (Purn) Yudhi Swastono, Rektor Universitas Siliwangi Dr. Ir. Nundang Busaeri, Penjabat Walikota Tasikmalaya, serta jajaran pejabat daerah dan aparat TNI/Polri.
Rangkaian Acara Penuh Makna
Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan kedatangan Jenderal TNI (Purn) Wiranto. Lagu kebangsaan Indonesia Raya membuka kegiatan, dilanjutkan dengan penghormatan kepada pembina apel. Salah satu momen penting adalah penanggalan tanda peserta pendidikan, menandai selesainya program Bela Negara.
Dalam amanatnya, Wiranto menekankan pentingnya pendidikan bela negara untuk membentuk karakter generasi muda yang cinta tanah air, memiliki semangat nasionalisme, dan siap menghadapi tantangan global.
“Bela negara bukan hanya soal pertahanan, tetapi juga bagaimana kita menjaga nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda harus menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” ujar Wiranto.
Aksi Simbolis dan Penanaman Pohon
Sebagai bagian dari penutupan, dilakukan demonstrasi pendidikan bela negara oleh para peserta. Acara juga diwarnai dengan aksi simbolis berupa penanaman pohon oleh Wiranto bersama Rektor Unsil dan pejabat Forkopimda Tasikmalaya. Kegiatan ini melambangkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan, sejalan dengan semangat bela negara.
Acara ditutup dengan ramah tamah yang mempererat hubungan antara peserta dan para pejabat. Pembina apel meninggalkan lokasi pada pukul 10.35 WIB.
Penguatan Nasionalisme Mahasiswa
Program Pendidikan Bela Negara Universitas Siliwangi diharapkan dapat mencetak generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. “Kami berharap peserta program ini tidak hanya memahami nilai-nilai bela negara, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Rektor Unsil Dr. Ir. Nundang Busaeri.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata peran pendidikan tinggi dalam membangun semangat kebangsaan dan memperkuat persatuan di kalangan generasi muda.***


















