banner 728x250
News, Viral  

Viral! Bandara VVIP IKN Tergenang Banjir, Sorotan terhadap Drainase dan Kesiapan Infrastruktur

Bandara VVIP di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur sempat terendam banjir pada Jumat (24/1/2025) akibat hujan dengan intensitas tinggi terjadi di wilayah tersebut.

banner 120x600
banner 468x60

IKN, kondusif.inewsciamis.com/ – Bandara VVIP IKN di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur kembali menjadi sorotan setelah sempat tergenang banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Jumat (24/1/2025). Genangan air yang mencapai 5 hingga 10 sentimeter itu melanda area sekitar terminal, sebelum akhirnya surut di hari yang sama.

Meski banjir cepat tertangani, sisa lumpur yang mengendap di beberapa titik pelataran terminal memicu diskusi publik, terutama terkait sistem drainase dan kesiapan infrastruktur bandara yang baru dibangun ini. Pasalnya, banyak pihak mempertanyakan apakah sistem pengelolaan air di kawasan strategis tersebut sudah cukup matang untuk menghadapi cuaca ekstrem.

banner 325x300

Juru Bicara Otorita IKN (OIKN), Troy Pantouw, menegaskan bahwa genangan air di area terminal bukanlah indikasi masalah besar dan tidak berdampak pada operasional penerbangan.

“Banjir sudah langsung surut di hari yang sama. Kami menangani genangan ini dengan langkah cepat, yakni dengan sistem pemompaan air,” jelas Troy.

Ia juga memastikan bahwa genangan hanya terjadi di sekitar gedung terminal, sementara area landasan pacu tetap aman.

“Kejadian ini tidak mengganggu area udara atau runway, sehingga operasional penerbangan tetap berjalan normal,” tambahnya.

Troy mengakui bahwa penyebab utama genangan adalah sistem drainase yang tersumbat akibat sedimentasi. Namun, pihaknya telah melakukan evaluasi dan perbaikan untuk memastikan hal serupa tidak terulang.

 

Ujian bagi Infrastruktur IKN

Kejadian ini menjadi tantangan bagi pembangunan infrastruktur di IKN. Pemerintah yang menggadang-gadang sebagai kota masa depan Indonesia. Sebagai proyek strategis nasional, bandara VVIP IKN ini seharusnya dirancang dengan sistem drainase yang mumpuni untuk menghadapi curah hujan tinggi.

Masyarakat berharap insiden ini menjadi pembelajaran agar pembangunan di IKN benar-benar mengutamakan aspek ketahanan lingkungan dan kesiapan menghadapi cuaca ekstrem.

Dengan perbaikan yang pemerimtah janjikan, publik tentu menantikan bagaimana infrastruktur di IKN berkembang ke depan, terutama dalam hal mitigasi risiko banjir.

banner 325x300

Respon (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *