banner 728x250
News  

Validasi Lomba Inovasi Ciamis 2026, Disdukcapil Unjuk Gigi Lewat “Pasti Manis”

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis tancap gas dalam gelaran Lomba Inovasi Daerah 2026. Kepala Disdukcapil Ciamis, Yayan Muhamad Supyan, memimpin langsung jalannya validasi lapangan untuk membuktikan keunggulan inovasi bertajuk “PASTI MANIS” pada Rabu (28/4/2026).

​Tahapan ini merupakan ujian krusial setelah sebelumnya seluruh peserta melewati sesi presentasi.

banner 325x300

Tak sekadar teori di atas kertas, tim penilai dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) turun langsung ke lapangan.

Tujuannya jelas: memastikan inovasi tersebut benar-benar nyata dan dirasakan manfaatnya oleh warga Tatar Galuh.

​Dobrak Sekat Birokrasi lewat PASTI MANIS

​Dalam kunjungan yang berlangsung efektif selama 30 menit tersebut, Yayan memaparkan bagaimana “PASTI MANIS” (Pelayanan Administrasi Kependudukan Sinergis dan Terintegrasi) bekerja.

Inovasi ini bukan sekadar aplikasi, melainkan sebuah transformasi layanan yang mendobrak sekat antar-instansi.

​”Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Melalui ‘PASTI MANIS’, kami ingin memastikan warga mendapatkan haknya tanpa terkendala akses maupun lokasi,” tegas Yayan di sela-sela kegiatan.

​Layanan ini mengintegrasikan peran Disdukcapil dengan Dinas Sosial, Diskominfo, hingga pemerintah desa.

Hasilnya? Masyarakat kini bisa menikmati:

​Jemput Bola: Perekaman KTP-el langsung ke rumah warga.

​Layanan Ramah Rentan: Prioritas bagi lansia dan penyandang disabilitas.

​Integrasi Faskes: Percepatan dokumen kependudukan yang terhubung dengan fasilitas kesehatan.

​Dapat ‘Lampu Hijau’ dari Sekda

​Proses validasi ini terasa spesial dengan kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamis.

Kehadiran panglima ASN Ciamis ini menjadi bukti dukungan penuh pemerintah daerah terhadap revolusi pelayanan publik.

​Setda Ciamis pun memberikan apresiasi tinggi.

Ia menilai “PASTI MANIS” sebagai terobosan yang sangat solutif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Namun, ia juga memberikan catatan penting agar inovasi ini tidak hangat-hangat tahi ayam.

​”Inovasi ini harus terus berjalan optimal dan berkesinambungan. Monitoring dan evaluasi tetap penting agar manfaatnya terasa dalam jangka panjang,” ujar Sekda.

​Tim penilai sendiri melakukan verifikasi menyeluruh, mulai dari sistem teknologi yang digunakan, keterpaduan lintas sektor, hingga potensi untuk direplikasi oleh instansi lain.

Menariknya, dalam tahap ini tidak ada lagi presentasi formal. Inovator cukup menjawab tantangan tim penilai berdasarkan fakta di lapangan.

​Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap, ajang ini tidak hanya berhenti sebagai ajang adu gengsi antar-perangkat daerah.

Lebih dari itu, setiap inovasi yang lahir diharapkan menjadi solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas layanan bagi seluruh masyarakat Ciamis.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *