Bandung,kondusif.inewsciamis.com/,- Suasana Tanah Suci kini terasa begitu dekat bagi warga Jawa Barat. Plaza Haji Al Qosbah, destinasi wisata religi baru di kawasan Gedebage, Kota Bandung, sukses mencuri perhatian publik. Bukan sekadar bangunan megah, replika WC 3 Al Qosbah yang ikonik di sana mendadak jadi magnet nostalgia bagi para alumni jemaah haji dan umrah.
Bagi mereka yang pernah menginjakkan kaki di Masjidil Haram, WC 3 bukan sekadar tempat buang air.
Area yang terletak di pelataran masjid tersebut melegenda sebagai titik kumpul atau “meeting point” darurat.
”Bagi mereka yang sudah berangkat ke Tanah Suci, WC 3 pasti jadi kenangan. Di sana biasanya tempat menunggu atau menjemput jemaah yang lupa jalan pulang ke hotel atau linglung. Makanya, melihat replikanya di sini langsung teringat suasana di sana,” ujar salah satu pengunjung.
Nostalgia dan Fasilitas yang Viral
Terletak di Jalan Gedebage Utama, Kelurahan Cimencrang, lokasi ini memang sangat strategis karena berdekatan dengan Masjid Raya Al-Jabbar.
Menariknya, Plaza Haji Al Qosbah mengklaim diri sebagai pusat edukasi haji indoor pertama di Indonesia.
Tak hanya Replika WC 3, Al Qosbah juga menghadirkan eskalator atau tangga berjalan yang kini tengah viral di media sosial.
Desainnya dibuat sangat mirip dengan eskalator asli yang berada di Masjidil Haram, memberikan sensasi otentik bagi siapa pun yang menaikinya.
”Replikanya dibuat setengah dari ukuran asli yang ada di Masjidil Haram,” terang Opik Rofiki (32), salah satu karyawan Plaza Haji Al Qosbah kepada Media Kondusif, Selasa (14/4/2026).
Diserbu Belasan Ribu Pengunjung
Sejak resmi dibuka pada 1 Syawal 1447 H lalu, antusiasme masyarakat tak terbendung.
Berdasarkan data hingga Senin (13/4), angka penjualan tiket telah menembus lebih dari 16 ribu lembar.
”Pengunjung di atas 16 ribu itu berdasarkan tiket masuk gedung. Itu belum termasuk warga yang datang hanya untuk naik unta asli di area luar,” tambah Opik.
Untuk menikmati fasilitas di lahan seluas hampir satu hektar ini, pengunjung cukup merogoh kocek yang terjangkau.
Selama masa libur panjang (long weekend), tiket masuk didiskon menjadi Rp15.000, sementara pada hari biasa hanya Rp10.000 bagi pengunjung di atas usia satu tahun.
Sementara itu, untuk merasakan sensasi naik unta asli, pengunjung dikenakan tarif tambahan sebesar Rp15.000.
Fasilitas Lengkap dalam Satu Gedung
Memasuki gedung, pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai fasilitas yang tertata rapi:
Lantai 2 Sayap Timur: Menjadi surga kuliner dengan berbagai pilihan makanan siap saji dan hidangan khas.
Lantai 2 Sayap Barat: Fokus pada area fesyen, menyediakan perlengkapan haji dan umrah, busana muslim, hingga oleh-oleh khas Tanah Suci.
Dasar: Dilengkapi dengan minimarket untuk kebutuhan harian pengunjung.
Kepopuleran tempat ini bahkan menarik jemaah dari luar kota. H. Mimi, pengunjung asal Rancah, Ciamis, sengaja memboyong rombongan tour ziarah dengan tujuan utama Masjid Al-Jabbar dan Plaza Haji Al Qosbah.
Sosok di Balik Al Qosbah
Kehadiran destinasi ini tidak lepas dari tangan dingin pemiliknya, Shabbani Shodaq Al Qosbah.
Pria kelahiran Surabaya yang telah lama menetap di Bandung ini merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Melalui Plaza Haji Al Qosbah, ia berhasil memadukan konsep wisata, edukasi, dan ekonomi kreatif dalam satu kawasan yang kental dengan nuansa religius.


















