Banten,kondusif.inewsciamis.com/,- Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya usai laga imbang 2-2 kontra Dewa United di Banten International Stadium (BIS), Senin (20/4/2026) malam.
Umuh melontarkan kritik keras terkait keabsahan gol pertama tuan rumah yang dinilainya sudah keluar lapangan.
Sosok yang akrab disapa Wa Haji Umuh ini menegaskan bahwa gol yang dicetak Alex Martins pada menit ke-24 seharusnya tidak sah.
Ia mengklaim memiliki bukti kuat bahwa bola telah melewati garis lapangan sebelum dikirim menjadi assist oleh Alexis Messidoro.
”Semua orang tahu, ya. Gol pertama itu bola sudah keluar. Ada fotonya, ini saya akan viralkan! Saya akan kasih tahu, beritakan, dan lihat itu bahwa bola sudah jauh keluar, disahkan masuk,” ujar Umuh dengan nada tinggi kepada awak media, dikutip dari akun Instagram @explorepersib.

Meski wasit sudah berkomunikasi dengan ruang Video Assistant Referee (VAR) sebelum mengesahkan gol tersebut, Umuh tetap merasa timnya dirugikan.
Ia merasa teknologi VAR gagal menjalankan fungsinya dalam momen krusial tersebut.
”Itu buat apa ada VAR? Bagaimana semua orang tahu bahwa bola sudah bukannya nempel di garis, tapi sudah keluar dari garis,” tambahnya.
Pria yang identik dengan topi koboi ini menilai secara teknis permainan, Persib tampil jauh lebih unggul.
Namun, keputusan pengadil lapangan dianggapnya menjadi batu sandungan utama Maung Bandung membawa pulang tiga poin.
”Persib tidak akan kalah, cuma kalahnya sama wasit. Bukannya kita drop, tidak. Kalau perhitungan, kita di atas kertas dari awal (unggul). Tapi ya namanya bola seperti inilah,” ketusnya.
Walau kecewa berat, Umuh tetap memberikan apresiasi terhadap kekuatan Dewa United yang ia sebut sebagai tim “kelas atas”.
Namun, baginya hasil imbang ini tetap menyisakan luka akibat keputusan yang dianggap tidak adil.


















