kondusif.inewsciamis.com/- Manajemen Persib Bandung angkat suara terkait insiden yang menimpa Tyronne del Pino setelah pertandingan melawan Persija Jakarta di Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu (16/2). Gelandang asal Spanyol itu menjadi korban pelemparan yang terjadi di tengah kericuhan usai laga.
Persib menilai insiden ini sebagai tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan bertentangan dengan semangat sportivitas dalam sepak bola.
Kepala Komunikasi Persib, Adhi Pratama, menegaskan bahwa keselamatan semua pihak di dalam stadion harus menjadi prioritas utama.
“Kejadian seperti ini tidak seharusnya terjadi dalam dunia sepak bola. Semua pihak harus menjaga ketertiban agar pertandingan tetap menjadi ajang yang mengutamakan fair play,” ujar Adhi dalam keterangan resmi klub.

Saat ini, manajemen Persib sedang mengumpulkan berbagai bukti terkait insiden tersebut. Klub berkomitmen untuk menindaklanjuti kejadian ini dan mencari solusi agar tidak terulang di masa depan.
“Kami tengah mengkaji seluruh informasi yang ada untuk mengambil langkah yang tepat. Keamanan dan kenyamanan di stadion adalah hal yang harus dijaga bersama,” lanjutnya.
Meskipun insiden ini menjadi pukulan bagi tim, Persib tetap berharap para pemain bisa menjaga fokus mereka dalam menjalani sisa musim 2024/25. Dengan sebelas pertandingan tersisa, klub menargetkan agar skuad tetap solid dan berjuang maksimal.
“Semua pemain, termasuk Tyronne del Pino dan Marc Klok, memiliki peran penting dalam perjalanan tim musim ini. Kami yakin mereka bisa bangkit dan terus memberikan yang terbaik di lapangan,” pungkasnya.



















Respon (0)