Ciamis, kondusif.inewsciamis.com/ – Suasana duka menyelimuti Dusun Timbangwindu, Desa Pamalayan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. Seorang pelajar SD, Danendra Gibran Ramadani (12), ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Cileeur, tepatnya di kawasan Leuwi Sentul, Minggu (4/5/2025) sore.
Korban yang merupakan siswa kelas VI SDN 2 Pamalayan dilaporkan berenang bersama tiga temannya sekitar pukul 15.00 WIB. Menurut keterangan saksi, sebelum tenggelam korban sempat mengeluh pusing lalu terpeleset dan terbawa arus ke bagian sungai yang dalam. Teman-temannya sempat berusaha menolong namun gagal karena derasnya arus. Warga sekitar yang melihat kejadian turut membantu pencarian dan akhirnya menemukan korban tersangkut di bawah pohon bambu, sekitar 30 meter dari lokasi awal ia jatuh, pada pukul 16.00 WIB.
Pihak kepolisian dari Polsek Cijeungjing yang menerima laporan segera menuju tempat kejadian perkara (TKP), mencatat keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Ciamis untuk proses evakuasi.
Kapolsek Cijeungjing, AKP Jajang Sahidin, S.H., menyampaikan duka mendalam atas insiden ini dan menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam mencegah kejadian serupa.
“Kami sangat prihatin dan berduka atas peristiwa ini. Kami mengimbau para orang tua untuk tidak membiarkan anak-anak bermain di sekitar sungai atau perairan terbuka tanpa pengawasan. Bahaya bisa datang kapan saja,” ujar AKP Jajang.
Ia juga menyatakan bahwa pihak kepolisian akan meningkatkan patroli dialogis dan memberikan edukasi langsung ke sekolah-sekolah guna menyosialisasikan pentingnya keselamatan anak di lingkungan sekitar.
Salah seorang warga, Sandi, yang turut terlibat dalam evakuasi korban, mengungkapkan kesedihan mendalam atas musibah ini. “Kami berusaha secepat mungkin ketika anak-anak minta tolong. Tapi arus sungainya cukup kuat dan dalam di bagian itu. Ini jadi pelajaran berat bagi kita semua,” katanya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh lapisan masyarakat bahwa keselamatan anak adalah tanggung jawab bersama. Kewaspadaan ekstra sangat dibutuhkan, terutama di lingkungan dengan potensi bahaya seperti sungai, kolam, atau area terbuka lainnya.***
Reporter: HN345


















