banner 728x250

TNI Berduka: Panglima TNI Pimpin Upacara Pelepasan Jenazah Korban Ledakan Munisi di Garut

Suasana Haru Warnai Upacara Militer di Gupusmu III, Jakarta Timur

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, Kondusif – Suasana duka menyelimuti Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) III, Jakarta Timur, saat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin langsung upacara militer pelepasan jenazah empat prajurit TNI AD yang gugur dalam ledakan tragis saat pemusnahan amunisi kedaluwarsa di Garut, Jawa Barat.

Upacara yang berlangsung pada Selasa, 13 Mei 2025, menjadi simbol penghormatan tertinggi atas pengorbanan para prajurit dalam menjalankan tugas negara.

banner 325x300

Kapuspalad Mayjen TNI R.D. Epi Setiadi memimpin prosesi khidmat tersebut.

Turut hadir pula, keluarga besar TNI serta para kerabat almarhum.

“Kehadiran Panglima TNI merupakan bentuk penghormatan sekaligus ungkapan empati dan kepedulian terhadap para prajurit yang gugur dalam tugas mulia,” ujar Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi.

Empat Prajurit Gugur Saat Jalankan Tugas Negara

Keempat prajurit TNI AD yang gugur adalah Kolonel Cpl Antonius Hermawan, S.T., M.M. (diberangkatkan ke Sleman, Yogyakarta), Mayor Cpl Anda Rohanda (Cileunyi, Kabupaten Bandung), Kopda Eri Dwi Priambodo (Temanggung, Jawa Tengah), dan Pratu Afrio Setiawan (Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara).

Insiden memilukan itu terjadi pada Senin, 12 Mei 2025, pukul 09.30 WIB di lokasi pemusnahan amunisi milik Gupusmu III Puspalad, Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Garut.

Ledakan dahsyat tersebut menyebabkan 13 orang meninggal dunia, terdiri dari empat personel TNI dan sembilan warga sipil yang berada di sekitar area kejadian.

TNI Berduka dan Pastikan Memenuhi Hak Korban

Dalam pernyataan resminya, Mayjen Kristomei menegaskan bahwa TNI menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya para prajurit dan warga sipil.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya prajurit terbaik TNI serta warga sipil yang ikut menjadi korban. TNI memastikan seluruh hak prajurit akan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku, seperti santunan kematian khusus, pensiun, dan beasiswa bagi anak korban,” ujarnya.

Panglima TNI juga menyalurkan tali asih kepada keluarga prajurit dan warga sipil yang menjadi korban.

Pangdam III/Siliwangi, mewakili penyerahan santunan tersebut.

Investigasi dan Evaluasi Keamanan Lokasi

TNI telah mengamankan lokasi kejadian dan melakukan sterilisasi untuk memastikan keselamatan masyarakat.

Proses investigasi kini juga sedang berlangsung oleh tim dari Pusat Peralatan TNI AD (Puspalad).

Tim dari Puspalad bersama pihak terkait, bekerjasama guna mengungkap penyebab pasti ledakan.

Menurut keterangan resmi, lokasi tersebut merupakan lahan milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Sesuai keterangan, lokasi tersebut secara rutin menjadi lokasi untuk pemusnahan amunisi sesuai dengan prosedur keamanan.

“TNI juga berkomitmen mengusut tuntas insiden ini secara transparan serta akan memperketat pengawasan kegiatan serupa. Maksudnya, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” kata Kapuspen TNI.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *