banner 728x250

Kanada Hapus 90,5 Persen Tarif Impor, Ekspor Produk Indonesia Diproyeksi Melejit

Melalui Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA), Kanada berkomitmen menghapus 90,5 persen tarif impor untuk produk asal Indonesia.

banner 120x600
banner 468x60

kondusif.inewsciamis.com/,- Kesepakatan perdagangan antara Indonesia dan Kanada yang ditandatangani di Ottawa, Rabu (24/9/2025), menghadirkan kabar baik bagi pelaku usaha Tanah Air.

Melalui Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA), Kanada berkomitmen menghapus 90,5 persen tarif impor untuk produk asal Indonesia.

banner 325x300

Sebagai imbal balik, Indonesia memberikan liberalisasi sebesar 85,8 persen pos tarif terhadap produk Kanada.

Perjanjian ini tidak hanya membuka akses pasar lebih luas, tetapi juga memberikan kepastian hukum, transparansi regulasi, dan perlindungan investasi bagi kedua negara.

Ekspor Bisa Tembus USD11,8 Miliar

Kementerian Perdagangan memproyeksikan bahwa implementasi ICA-CEPA dapat mendorong ekspor Indonesia ke Kanada hingga USD11,8 miliar pada 2030.

Selain itu, kontribusi terhadap ekonomi nasional juga diperkirakan cukup signifikan, yakni tambahan 0,12 persen pada PDB dan 0,38 persen pada investasi.

Presiden Prabowo Subianto, yang menyaksikan langsung penandatanganan kesepakatan ini bersama Perdana Menteri Kanada Mark Carney, menegaskan bahwa perjanjian tersebut menjadi tonggak bersejarah dalam hubungan ekonomi kedua negara.

“Saya sangat senang dengan penandatanganan CEPA ini. Ini akan menjadi momen bersejarah sekaligus peluang besar bagi Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

Peluang Baru Bagi UMKM dan Industri Kreatif

Selain penghapusan tarif impor, ICA-CEPA juga membuka ruang kerja sama di berbagai sektor, termasuk pemberdayaan UMKM, lokapasar digital, hak kekayaan intelektual, dan perdagangan berkelanjutan.

Hal ini memberi kesempatan lebih luas bagi produk-produk Indonesia, mulai dari hasil pertanian, manufaktur, hingga industri kreatif, untuk menembus pasar Kanada dengan hambatan tarif yang jauh lebih ringan.

Prabowo: Kerja Keras Demi Indonesia

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengaku bangga atas pencapaian ini.

“Kami mempelajari ribuan halaman dokumen perjanjian, begadang semalaman untuk memastikan semua detailnya. Tapi saya yakin kesepakatan besar ini akan membawa manfaat bagi rakyat Indonesia,” tegasnya.

Dengan penghapusan 90,5 persen tarif impor, Indonesia kini memiliki peluang lebih besar untuk memperluas pasar ekspor.

Khususnya ke Amerika Utara sekaligus memperkuat posisi dalam rantai pasok global.

 

Sumber : (BPMI Setpres) 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *