
Ciamis, Kondusif – Antusiasme masyarakat Sukadana terhadap Taman Cisena semakin tinggi. Setiap sore, warga mulai berdatangan ke area taman yang hampir rampung. Meski demikian, taman yang juga dikenal sebagai Alun-Alun Sukadana ini masih dalam tahap perawatan oleh pihak ketiga dan belum diserahterimakan ke pemerintah desa.
Camat Sukadana, Nia Kurniawan, menjelaskan bahwa pembukaan taman masih menunggu keputusan dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis.

“Kami memahami antusiasme masyarakat, apalagi pada malam minggu dan hari libur. Banyak warga yang sudah datang sekadar melihat-lihat dan bersantai di area taman,” ujar Nia, Rabu (12/2/2025).
Pentas Seni dan Penataan Pedagang untuk Menambah Daya Tarik Taman Cisena
Untuk menjadikan taman ini sebagai ruang publik yang lebih hidup, pihak kecamatan mengimbau desa-desa sekitar agar mengadakan pentas seni lokal. Warga dengan bakat musik, tari, atau seni lainnya diharapkan bisa tampil seminggu sekali, terutama pada malam minggu.

Selain itu, pihak desa juga diminta menata para pedagang agar lebih rapi dan tertib. Saat ini, area pedagang sudah mulai terlihat lebih terorganisir dengan adanya tenda-tenda yang tertata. Penataan parkir juga dilakukan untuk memastikan kenyamanan pengunjung.
Aset Desa yang Akan Menjadi Ruang Publik Andalan
Camat Nia menegaskan bahwa setelah proses serah terima selesai, pengelolaan taman akan sepenuhnya berada di tangan pemerintah desa.
“Pembangunan Taman Cisena, memang dilakukan oleh pemerintah daerah, tetapi pengelolaannya nanti ada di desa,” jelasnya.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Taman Cisena diharapkan menjadi pusat aktivitas warga Sukadana, sekaligus ruang publik yang nyaman dan bermanfaat bagi semua kalangan. Kini, masyarakat tinggal menunggu kepastian kapan taman ini akan benar-benar dibuka.


















Respon (0)