banner 728x250
News  

Tak Main-main, Menhaj Gandeng KPK-Polri Kawal Dana Haji Rp 18 Triliun

Sumber foto: Humas Kemenhaj
Sumber foto: Humas Kemenhaj
banner 120x600
banner 468x60

Jombang,kondusif.inewsciamis.com/,- Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, membawa kabar segar terkait persiapan haji 1447 H/2026 M. Ia menegaskan bahwa seluruh proses operasional pemberangkatan jemaah kini sudah berada di jalur yang tepat (on track) dengan progres nyaris menyentuh angka 100 persen.

​Pernyataan tersebut meluncur saat Irfan menggelar pertemuan intensif dengan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur di Jombang, Jumat (27/3/2026).

banner 325x300

Dalam kesempatan itu, ia mematok standar tinggi agar penyelenggaraan haji tahun ini menjadi cermin pelayanan publik yang bersih tanpa celah.

​”Persiapan operasional terus kita matangkan dan sejauh ini berjalan sesuai jadwal. Fokus utama kami adalah memastikan keamanan dan keselamatan jemaah melalui berbagai langkah mitigasi yang komprehensif,” tegas Irfan Yusuf.

​Jawa Timur Jadi Barometer Nasional

​Irfan menaruh perhatian khusus pada Jawa Timur.

Bukan tanpa alasan, provinsi ini menyumbang kuota jemaah haji terbesar di Indonesia.

Alhasil, sukses atau tidaknya pelayanan di Jawa Timur akan menjadi barometer utama keberhasilan nasional.

​Selain soal teknis keberangkatan, Menhaj juga menyoroti “gunung” uang dalam ekosistem keuangan haji yang mencapai Rp18 triliun.

Mengingat angkanya yang fantastis, ia menyatakan akuntabilitas adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.

​Gandeng KPK hingga Polri

​Demi menjaga uang jemaah, Irfan tak main-main.

Ia menarik unsur profesional dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan, hingga Kepolisian untuk memelototi setiap proses pengadaan dan tata kelola anggaran.

​”Dana haji yang dikelola sangat besar, maka komitmen terhadap tata kelola yang bersih adalah mutlak. Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar kembali dalam bentuk layanan terbaik bagi jemaah,” imbuhnya.

​Langkah tegas ini, lanjut Irfan, merupakan instruksi langsung dari Presiden RI.

Tujuannya satu: menghadirkan pelayanan haji yang transparan dan berorientasi penuh pada kepuasan jemaah.

​Apresiasi Petugas di Lapangan

​Menutup arahannya, Irfan memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kanwil Kemenhaj Jawa Timur yang telah banting tulang di tahap persiapan.

Namun, ia mengingatkan agar petugas tidak cepat puas dan tetap menjaga ritme kerja.

​“Terima kasih kepada seluruh jajaran di Jawa Timur yang telah bekerja maksimal. Saya minta terus jaga kekompakan dan tingkatkan standar pelayanan. Fokus kita satu: memberikan yang terbaik demi jemaah haji Indonesia,” pungkasnya.

​Pertemuan tersebut berakhir dengan penguatan koordinasi antar-bidang.

Langkah ini dilakukan guna memastikan skema pemberangkatan jemaah yang akan dimulai dalam waktu dekat bisa berjalan mulus tanpa kendala teknis.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *