banner 728x250
News  

Sungai Citanduy Akan Dinormalisasi: Bupati Ciamis dan BBWS Targetkan Mulai Bulan Ini

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,– Warga Ciamis Dukung Normalisasi, Usai melantik pejabat pada Rabu (21/5/2025) sore, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya langsung bergerak menuju Kecamatan Panumbangan.

Ia meninjau lokasi banjir yang melanda wilayah tersebut sejak dini hari. Tiga desa terdampak parah, yakni Desa Kertaraharja, Desa Sukakerta, dan Desa Sindangherang.

banner 325x300

Banjir yang terjadi diduga kuat akibat kondisi Sungai Citanduy yang sudah tidak mampu menampung debit air hujan.

“Selain meninjau langsung, saya juga melakukan panggilan video dengan Pak Dikky, Kepala Dinas SDA Provinsi Jawa Barat, untuk melaporkan kondisi di lapangan sekaligus mencari solusi,” ujar Herdiat melalui akun Instagram pribadinya.

Hari ini, Kamis (22/5/2025), Herdiat kembali mendatangi lokasi dan memimpin pertemuan di Aula Desa Kertaraharja.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasinya terhadap kesadaran dan gotong royong masyarakat.

Warga Ciamis Dukung Normalisasi

“Intinya saya bangga menjadi orang Ciamis. Kesadaran, partisipasi, dan gotong royong masyarakat luar biasa. Kemarin kita tinjau langsung, penyebab utama banjir ini karena Sungai Citanduy yang perlu dinormalisasi,” ujarnya.

Menurutnya, warga dari desa-desa terdampak sudah menyatakan kesiapan untuk mendukung program normalisasi sungai.

“Hari ini saya kumpulkan warga, dan mereka sepakat sebagian tanahnya siap digunakan untuk proses normalisasi,” kata Herdiat.

Ia juga menegaskan pentingnya komunikasi dan koordinasi lintas wilayah.

“Kita akan berkoordinasi dengan kabupaten dan kota tetangga. Mudah-mudahan bisa sama-sama melakukan pendekatan kepada masyarakat karena ini untuk kepentingan bersama,” jelasnya.

Normalisasi Dimulai Bulan Ini

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, Dr. Ir. Elroy, turut hadir dan membeberkan rencana teknis normalisasi.

“Kami akan melakukan normalisasi di tiga titik dengan panjang masing-masing 1,9 km, 1,6 km, dan 3,5 km. Targetnya dalam satu bulan ini bisa mulai dikerjakan,” kata Elroy.

Ia juga menjelaskan, proyek ini menyasar titik-titik paling rawan banjir.

“Kami harap persetujuan warga dituangkan dalam berita acara agar memudahkan proses pelaksanaan di lapangan,” tambahnya.

Sementara itu, terkait keterlambatan program normalisasi, Elroy menyebut faktor utama adalah penolakan masyarakat di masa lalu.

“Sungai Citanduy ini membelah dua kabupaten, Tasikmalaya dan Ciamis. Di sisi Ciamis, pemahaman masyarakat tentang pentingnya normalisasi kini sudah semakin baik,” jelasnya.

Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan BBWS, diharapkan banjir serupa tidak kembali terjadi saat musim hujan mendatang.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *