banner 728x250
News  

Sosok Inspiratif: Aiptu Jimmy Farma, Polisi yang Mengajarkan Al-Qur’an Gratis untuk Rakyat

banner 120x600
banner 468x60

Pekanbaru, kondusif.inewsciamis.com/ — Ps. Kasihumas Polsek Rumbai Pesisir, Aiptu Jimmi Farma, dikenal sebagai sosok teladan di Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, Riau. Pengabdiannya kepada masyarakat tidak hanya melalui tugas kepolisian, tetapi juga lewat pendirian dan pengelolaan Pondok Tahsin Al-Qur’an Baitul Ihsan — sebuah tempat belajar Al-Qur’an gratis untuk anak-anak dari kalangan kurang mampu.

Pondok Tahsin Al-Qur’an ini berdiri di atas tanah wakaf warga yang dipercayakan kepadanya. Saat ini, pondok tersebut menaungi sekitar 300 murid, terbagi dalam empat kelompok: anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Semua pembelajaran diberikan tanpa memungut biaya sepeser pun.

banner 325x300

Atas dedikasinya itu, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi kepada Aiptu Jimmy dengan memberikan kesempatan untuk mengikuti Sekolah Perwira. Kapolri menilai, Aiptu Jimmy adalah representasi nyata dari semangat Polri Presisi — polisi yang humanis, dekat dengan rakyat, dan membawa perubahan positif.

Sebagai anggota Polri di bidang kehumasan, Aiptu Jimmy sadar betul tugasnya tidak hanya menyampaikan informasi, tapi juga menguatkan citra Polri dan mempererat hubungan dengan masyarakat. Melalui Pondok Tahsin Al-Qur’an, ia tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga membangun moral generasi muda.

Sosok Aiptu Jimmy juga diakui para murid sebagai guru yang mengayomi dan sabar dalam membimbing. Muhammad Mahdi, salah satu santri yang belajar sejak 2021, menyebut Aiptu Jimmy sebagai guru favorit.
“Ini yang kami banggakan dari Ustaz Jimmy Farma. Akhiratnya dapat, dunia pun dapat. Beliau mengajarkan Al-Qur’an dengan penuh keikhlasan,” ujar Mahdi, Minggu (27/4/2025).

Mahdi menambahkan, di pondok itu, para murid tak hanya belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga memperdalam ilmu tajwid dengan metode yang mudah dipahami dan menyenangkan.

Hal serupa disampaikan Handany Fariz, santri yang bergabung sejak 2022.
“Belajar di pondok ini menyenangkan. Aiptu Jimmy tidak hanya mengajarkan Al-Qur’an, tapi juga beberapa hadis. Beliau orangnya baik dan semua pelajaran diberikan gratis. Saya berharap beliau mendapat hadiah umrah,” ujar Fariz.

Dengan ketulusannya, Aiptu Jimmy membuktikan bahwa polisi tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga bisa menjadi agen perubahan sosial yang membawa kebaikan di tengah masyarakat. Dedikasi Aiptu Jimmy Farma menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir sebagai pelindung dan pengayom yang membawa keberkahan.***

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *