Tasikmalaya, kondusif.inewsciamis.com/ — SMPN 1 Manonjaya kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sekolah ini sukses meraih Juara 1 lomba baca puisi, Juara 1 desain poster, dan Harapan 3 musikalisasi puisi pada ajang Gebyar Bulan Bahasa Indonesia 2025 tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Tasikmalaya.
Ajang bergengsi tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Darussalam Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, pada 28 Oktober 2025.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan literasi dan seni mereka di tingkat kabupaten.
Guru Bahasa Indonesia sekaligus pembimbing, Noneng Badriah, S.Pd, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian siswa-siswinya.
Ia menuturkan bahwa kompetisi ini berawal dari seleksi tingkat kecamatan yang berjalan sukses dan menjadi langkah awal menuju ajang tingkat kabupaten.
“Setelah mendapat informasi kegiatan, kami langsung menyeleksi siswa dari kelas VII dan VIII. Prosesnya cukup ketat, karena kami ingin peserta yang tampil benar-benar siap. Setelah terpilih tiga terbaik, kami dampingi secara intensif,” ujar Noneng, Rabu (5/11/2025).
Menurutnya, latihan dilakukan secara rutin, terutama untuk cabang baca puisi.
Para peserta dibimbing dalam teknik vokal, interpretasi teks, hingga aransemen musik agar penampilan mereka maksimal di panggung.
Sementara itu, peserta lomba desain poster terus mengasah kreativitas dengan bimbingan guru seni.
Hasil kerja keras mereka tampak sejak lomba tingkat wilayah Manonjaya, di mana SMPN 1 Manonjaya berhasil tampil menonjol dan membawa pulang prestasi terbaik.
“Alhamdulillah, latihan yang konsisten membuahkan hasil. Di tingkat kabupaten, anak-anak kami berhasil meraih Juara 1 lomba puisi atas nama Fadhil Taamir Athalah (kelas VIII), Juara 1 desain poster oleh Reysha Zaneeta Hardi (kelas VIII), dan Harapan 3 musikalisasi puisi,” paparnya dengan bangga.
Noneng menegaskan, capaian ini menjadi bukti bahwa siswa SMPN 1 Manonjaya memiliki potensi besar di bidang seni dan literasi.
Sebelumnya, para siswa juga menampilkan kemampuan luar biasa dalam kegiatan pentas seni di sekolah.
“Kami yakin setiap siswa punya kelebihan masing-masing. Tugas kami adalah membantu mereka menemukan dan mengembangkannya,” pungkasnya.
Wartawan: Heni / kondusif.inewsciamis.com/


















