Jakarta,kondusif.inewsciamis.com/– Suasana di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Polri Jakarta Selatan, Selasa (29/4), tampak tak biasa. Ratusan siswa berseragam SMA Taruna Nusantara memenuhi Auditorium Mutiara bukan untuk pelatihan fisik, melainkan untuk “mengintip” langsung dapur pendidikan calon perwira polisi Indonesia.
Kunjungan ini bukan sekadar studi tur biasa tapi terselip misi penting yakni memperkenalkan wajah Polri dari dekat kepada generasi muda.
Pasalnya, saat ini hanya melihat dari layar televisi atau buku pelajaran, melainkan langsung dari pusat pembentukan pemimpin kepolisian.
Disambut hangat oleh Wakapolri Komjen Pol Ahmad Dofiri dan jajaran STIK, para siswa juga didampingi 65 orang pamong atau guru.
Kepala SMA Taruna Nusantara, Brigjen TNI Imam Gogor Arif Anas, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membuka cakrawala para siswa tentang profesi dan dedikasi anggota Polri.
“Kami ingin mereka memahami bahwa menjaga keamanan negara bukan hanya tugas militer, tetapi sinergi semua komponen, termasuk Polri. Siapa tahu, ada di antara mereka yang terpanggil menjadi Bhayangkara bangsa,” ujarnya.
Wakapolri pun tak melewatkan kesempatan untuk menyampaikan amanat penting dari Kapolri kepada para siswa yang hadir.
“Ada 3 pesan itu meski sederhana tapi bermuatan dalam yaitu, belajar tanpa henti, bangun integritas, dan jangan lelah bermimpi,” ucapnya.
“Polri ingin generasi muda seperti kalian tidak hanya cerdas, tapi juga tangguh secara moral dan mental. Kalianlah fondasi Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Bukan sekadar tatap muka, kegiatan ini juga diwarnai sesi diskusi dan pengenalan lebih dalam tentang tugas Polri dalam menghadapi tantangan keamanan masa kini.
Dari cyber crime hingga kejahatan lintas negara, para siswa diajak untuk memahami kompleksitas tugas Bhayangkara di era digital.
Dengan wawasan yang lebih luas, diharapkan kunjungan SMA Taruna Nusantara menjadi pintu awal bagi generasi muda.
“Polri bukan hanya sebagai aparat, tapi sebagai bagian dari masa depan bangsa yang layak diperjuangkan bersama,” pungkasnya.


















