CIAMIS,kondusif.inewsciamis.com/,- Seleksi Akpol Ciamis, Deru mesin kendaraan yang melintas di depan Mapolres Ciamis tidak menyurutkan fokus Zahran Ahmad Fadhilah.
Pemuda lulusan MAN 2 Ciamis ini berdiri tegak dengan map berisi tumpukan berkas di pelukannya.
Senin siang, 30 Maret 2026, menjadi hari krusial bagi Zahran untuk meniti jalan menuju Korps Bhayangkara.
Ia datang bukan sekadar bertamu, melainkan untuk melakukan verifikasi pemberkasan pendaftaran Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) periode 2026.
Dengan raut wajah yang penuh ambisi, Zahran mengaku telah mempersiapkan segala dokumen yang disyaratkan secara matang.
”Sekarang saya lagi melakukan verifikasi pemberkasan. Harapan saya datang ke sini tentu ingin mengejar cita-cita, karena ini mimpi yang perlu diwujudkan,” ujar Zahran saat ditemui di sela-sela proses verifikasi.
Jajal Seleksi Akpol Ciamis Melalui Informasi Sosial Media
Ketertarikannya menjajal seleksi Akpol berawal dari seliweran informasi di jagat maya.
Zahran aktif memantau perkembangan melalui media sosial, terutama akun resmi Instagram milik Polres Ciamis yang menyajikan detail informasi secara menyeluruh.
Hal ini membantunya melengkapi seluruh persyaratan sebelum melangkah ke Mapolres.
Mengenai proses pelayanan, Zahran memberikan apresiasi terhadap keramahan petugas di Polres Ciamis.
Menurutnya, personel kepolisian yang bertugas memberikan penjelasan secara rinci, terutama jika ada berkas pendaftar yang dianggap masih kurang atau memerlukan perbaikan.
”Pelayanannya sangat baik dan orang-orangnya ramah. Segala hal yang mungkin kurang dari kami pendaftar dijelaskan secara rinci oleh petugas,” tambahnya.
Motivasi Zahran sendiri bukan datang secara tiba-tiba. Cita-cita mengenakan seragam polisi telah tertanam sejak ia masih kecil.
Meski hanya memiliki kerabat jauh yang bertugas di kepolisian, hal tersebut tidak menyurutkan nyalinya.
Baginya, lulus seleksi adalah cara paling konkret untuk membuktikan kemampuan diri sekaligus mengangkat harkat orang tua.
”Motivasi saya yang pertama ingin membanggakan orang tua. Saya ingin membuktikan kepada mereka bahwa saya bisa,” tegasnya mengakhiri pembicaraan.
Kini, setelah berkas diverifikasi, Zahran tinggal menunggu tahapan seleksi selanjutnya.
Di tengah ketatnya persaingan masuk Akpol, ia membawa keyakinan bahwa persiapan fisik dan mental yang telah dibangunnya sejak bangku sekolah akan membuahkan hasil manis di akhir perjalanan seleksi nanti.


















