banner 728x250
News  

Sinergi Ciamis di Musrenbang Jabar 2027: Menautkan SDM dan Infrastruktur

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,- Langkah kaki Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, mantap memasuki selasar Gedung Pakuan, Bandung, pada Rabu, (15/4/2026). Kehadirannya bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan membawa misi strategis dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Jawa Barat (Jabar) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

​Forum ini menjadi panggung krusial bagi para pemimpin daerah.

banner 325x300

Selain Herdiat, tampak hadir Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, pimpinan DPRD Jabar, unsur Forkopimda, serta barisan bupati dan wali kota se-Jawa Barat.

Mereka berkumpul untuk membedah tema besar: “Pengembangan Produktivitas Perekonomian Berbasis Penguatan Sumber Daya Manusia dan Tata Kelola Pembangunan.”

​Menyelaraskan Pusat dan Daerah

​Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, membuka arahan dengan nada tegas.

Ia mengingatkan bahwa dokumen perencanaan daerah bukanlah lembaran terpisah, melainkan urat nadi dari sistem perencanaan nasional.

​”Pemerintah daerah harus mampu mengawinkan rencana tata ruang dengan dinamika pembangunan,” ujar Wiyagus.

Menurutnya, sinkronisasi adalah harga mati. Ia mendesak para kepala daerah untuk menjaga konsistensi antara dokumen perencanaan dan implementasi program agar target pembangunan tak sekadar menjadi angka di atas kertas, tetapi berdampak langsung bagi rakyat.

​Ambisi Konektivitas Dedi Mulyadi

​Setali tiga uang dengan arahan pusat, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memaparkan visi teknokratisnya untuk tahun 2027.

Dedi membidik penguatan konektivitas sebagai “menu utama” pembangunan.

Ia berambisi menyambungkan wilayah-wilayah terisolir melalui perluasan jalan provinsi yang terintegrasi.

​Tak hanya soal aspal, Dedi juga merinci kebutuhan detail infrastruktur publik.

​Keamanan Jalan: Pemasangan CCTV, marka jalan, dan penerangan jalan umum (PJU).

​Drainase: Penataan sistem saluran air untuk mengantisipasi banjir.

​Wajah Kota: Penataan estetika kawasan perkotaan agar lebih manusiawi.

​Di sektor pendidikan, Gubernur nyentrik ini menjanjikan akselerasi pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) dan rehabilitasi ruang kelas.

Namun, ia tak menampik adanya ganjalan serius: krisis tenaga pendidik.

“Kita harus konsisten soal pengangkatan guru. Jangan sampai jumlah yang pensiun jauh melampaui rekrutmen baru,” tegasnya.

​Misi Inklusif untuk Ciamis

​Menutup pidatonya, Dedi Mulyadi menitipkan pesan komunikasi.

Ia meminta para kepala daerah termasuk Bupati Herdiat untuk menyapa masyarakat dengan bahasa yang membumi, tanpa melupakan nilai-nilai ideologis dan historis Jawa Barat.

​Bagi Kabupaten Ciamis, keikutsertaan Herdiat dalam forum ini menjadi sinyal kuat untuk mempererat sinergi dengan Pemprov Jabar.

Harapannya jelas: agar arah pembangunan 2027 di “Tatar Galuh” berjalan selaras dengan visi provinsi, yakni menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan ditopang oleh kualitas manusia yang mumpuni.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *