banner 728x250
News  

RPJMD Ciamis 2025-2029: Menjemput Masa Depan dengan Aspirasi Rakyat

Di balik angka dan data yang tersaji dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, ada harapan masyarakat yang menanti untuk diwujudkan.

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis, Kondusif Suasana di Aula Adipati Angganaya, Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Ciamis, terasa lebih hidup dari biasanya.

Para pemangku kepentingan, dari pejabat pemerintah hingga perwakilan masyarakat, duduk berdampingan dalam Forum Konsultasi Publik (FKP).

banner 325x300

Agenda hari itu bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan tahapan penting dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Ciamis lima tahun ke depan.

Suara Warga dalam Peta Jalan Pembangunan

Di balik angka dan data yang tersaji dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, ada harapan masyarakat yang menanti untuk diwujudkan.

Foto: Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Saat Membuka Diskusi  RPJMD 2025-2029

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, membuka diskusi dengan pesan yang menggugah.

“Pembangunan yang baik adalah yang lahir dari suara rakyat. RPJMD ini harus mencerminkan kebutuhan dan impian warga Ciamis,” ujarnya. Kamis, (20/03/2025).

Forum ini tidak hanya menjadi ajang presentasi, tetapi juga ruang bagi warga untuk menyampaikan gagasan.

Beberapa kepala desa menyuarakan kebutuhan infrastruktur, sementara perwakilan UMKM mengusulkan kebijakan ekonomi yang lebih berpihak pada pengusaha kecil.

Pemerintah menegaskan bahwa setiap masukan akan menjadi bagian dari proses penyempurnaan dokumen Ranwal RPJMD.

Membangun Ciamis dengan Lima Pilar pada RPJMD 2025 – 2029

Dalam rancangan awal RPJMD, Pemkab Ciamis merancang visi “Sinergi Mewujudkan Ciamis Maju dan Berkelanjutan.”

Visi ini disusun dengan lima pilar utama:

  1. Peningkatan kualitas sumber daya manusia agar lebih kompetitif.
  2. Pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.
  3. Infrastruktur yang memadai dan merata hingga pelosok desa.
  4. Tata kelola pemerintahan yang transparan dan responsif.
  5. Pelestarian lingkungan hidup serta mitigasi bencana yang berkelanjutan.

Ketua DPRD Ciamis, Nanang Permana, menegaskan bahwa rencana ini harus lebih dari sekadar dokumen administratif.

“RPJMD ini bukan hanya wacana. Masyarakat harus merasakan dampaknya secara nyata, terutama dalam akses pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan,” tegasnya.

Menyatukan Langkah dengan Kebijakan Nasional dan Provinsi

Tidak hanya fokus pada skala lokal, RPJMD Ciamis 2025-2029 juga harus selaras dengan kebijakan pusat dan Provinsi Jawa Barat.

Oleh karena itu, Kementerian Dalam Negeri dan Bappeda Provinsi Jabar turut serta dalam forum ini.

Mereka memberikan paparan mengenai regulasi serta arahan pembangunan agar kebijakan daerah bisa berjalan seiring dengan strategi nasional.

Komitmen ini diperkuat dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan oleh para pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan perangkat daerah, camat, hingga organisasi masyarakat.

Langkah ini menjadi simbol kesepahaman bahwa pembangunan Ciamis harus berbasis partisipasi publik dan berorientasi pada kesejahteraan warga.

Dengan forum ini, Ciamis tidak sekadar merancang masa depan, tetapi juga meneguhkan komitmennya untuk membangun daerah dengan prinsip inklusivitas dan keberlanjutan.

Masyarakat bukan sekadar objek pembangunan, melainkan mitra sejajar dalam perjalanan menuju Ciamis yang lebih maju.

banner 325x300

Respon (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *