banner 728x250
News  

Presiden Prabowo Tegaskan Profesionalisme dalam Pemilihan Tim Danantara

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, Kondusif – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme dalam pemilihan tim pengelola Badan Pengelola Investasi Nasional Daya Anagata Nusantara (Danantara). Dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/3/2025), Prabowo menginstruksikan agar seleksi dilakukan secara ketat dan transparan demi memastikan keberlanjutan investasi nasional yang berdaya saing.

Kepala Danantara yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut membahas perkembangan awal Danantara sejak diluncurkan. Salah satu arahan utama Presiden adalah memastikan bahwa pemilihan tim tidak dipengaruhi oleh kepentingan tertentu.

banner 325x300

“Bapak Presiden menyampaikan kepada kami, pilihlah orang-orang terbaik di dalam tim Danantara ini. Tidak boleh ada titipan-titipan. Pilih yang terbaik, bukan hanya dari Indonesia, tetapi juga dari dunia, jika memang ada yang lebih kompeten,” ujar Rosan kepada awak media usai pertemuan.

Sebagai langkah konkret, Rosan menjelaskan bahwa Danantara telah menggandeng headhunter dan penasihat profesional, baik dari dalam maupun luar negeri. Proses ini bertujuan untuk menjamin bahwa tim yang terbentuk benar-benar memiliki reputasi dan rekam jejak yang kuat di bidang investasi. Ia juga menegaskan bahwa daftar nama anggota tim akan segera diumumkan agar publik dapat menilai kredibilitas mereka.

“Harapannya, dalam waktu dekat mungkin minggu depan, kami akan mengumumkan nama-nama tersebut. Dengan begitu, masyarakat dapat melihat bahwa tim pengelola Danantara terdiri dari individu-individu yang memiliki rekam jejak bersih, keahlian di bidangnya, serta kredibilitas yang tak diragukan,” tambahnya.

Selain membahas pembentukan tim, pertemuan ini juga menyoroti rencana investasi Danantara dan proyek-proyek prioritas yang akan didanai. Rosan menegaskan bahwa setiap keputusan investasi akan didasarkan pada prinsip kehati-hatian serta mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap perekonomian nasional.

“Kami memiliki tim komite investasi yang akan melakukan analisis mendalam. Pertimbangan investasi tidak hanya berfokus pada tingkat pengembalian (return), tetapi juga pada faktor-faktor seperti penciptaan lapangan kerja, pengurangan impor, peningkatan ekspor, serta peningkatan daya saing nasional,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rosan turut menanggapi fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami penurunan belakangan ini. Menurutnya, kondisi ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara lain. Meski demikian, ia optimistis bahwa pasar akan segera pulih berkat fundamental ekonomi Indonesia yang kuat.

“Fundamental perusahaan-perusahaan kita, termasuk sektor perbankan, dalam kondisi yang sangat baik. Bapak Presiden juga menegaskan keyakinannya bahwa fundamental ekonomi kita tetap kokoh,” tutup Rosan.

Dengan komitmen terhadap profesionalisme dan transparansi, Danantara diharapkan dapat menjadi pengelola investasi yang andal dan berkontribusi nyata bagi perekonomian Indonesia.

banner 325x300

Respon (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *