CIAMIS,kondusif.inewsciamis.com/,– Ponpes Darussalam Ciamis,– Suasana hangat menyelimuti Pondok Pesantren Darussalam Ciamis ketika ribuan santri menyambut kedatangan Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., Selasa (26/8/2025).
Kunjungan silaturahmi itu bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi ruang dialog penting antara kepolisian dengan ulama dan santri tentang upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres datang bersama rombongan pejabat utama Polres Ciamis, mulai dari Wakapolres Kompol Sujana, Kabag Ops Kompol Aep Saepudin, hingga jajaran kasat.
Mereka diterima langsung oleh Pimpinan Ponpes Darussalam, KH. Dr. Fadlilyani Ainisyamsi, MBA., M.Ag., yang mengapresiasi langkah kepolisian membangun komunikasi dengan dunia pesantren.
“Sinergi ini penting. Kami berharap kerja sama ponpes dengan Polres Ciamis terus terjalin, karena menjaga kondusivitas bukan hanya tugas polisi, tapi juga peran ulama dan santri,” ujar KH. Fadlilyani di hadapan ribuan santri yang memenuhi halaman pesantren.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Hidayatullah memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di Ciamis. Ia menekankan pentingnya kebersamaan antara aparat keamanan dan tokoh agama.
“Mari kita jadikan ulama dan santri sebagai mitra strategis Polri. Bersama-sama, kita wujudkan Ciamis yang aman, damai, dan kondusif,” ucapnya.
Tak berhenti di situ, Kapolres juga memberikan ceramah motivasi kepada para santri.
Ia mengingatkan generasi muda agar fokus menuntut ilmu sekaligus menjauhi bahaya laten yang mengancam masa depan, seperti narkoba dan minuman keras.
Pesan itu disampaikan dengan bahasa sederhana, membuat ribuan santri larut dalam keheningan penuh perhatian.
Kunjungan ini memberi sinyal kuat bahwa Polres Ciamis membuka pintu selebar-lebarnya bagi kalangan pesantren untuk ikut berperan aktif dalam menjaga harkamtibmas.
Dengan lebih dari 6.000 santri yang belajar di Ponpes Darussalam.
Pertemuan itu diharapkan menjadi langkah awal memperkuat peran pesantren sebagai benteng moral sekaligus mitra kepolisian.
Sinergi ulama, santri, dan kepolisian inilah yang diharapkan mampu membangun Ciamis yang bukan hanya aman, tapi juga berakhlak mulia.


















