banner 728x250

Polres Ciamis dan Pemuda Muhammadiyah “Turun ke Sawah”: Garap Jagung Demi Swasembada

Sinergi kepolisian dan aktivis pemuda di Cidolog ini bertujuan merangsang generasi muda agar tak gengsi bertani sekaligus menyongsong Asta Cita swasembada pangan.

banner 120x600
banner 468x60

CIAMIS,kondusif.inewsciamis.com/,- Aparat kepolisian kini tak hanya sibuk menjaga keamanan dan ketertiban, tapi juga mulai memegang cangkul dan bibit tanaman. Di Desa Janggala, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis, personel Polres Ciamis bersama Pemuda Muhammadiyah dan Kelompok Tani Pangangonan bahu-membahu menanam jagung pada Rabu, 6 Mei 2026.

​Langkah ini merupakan bagian dari manuver Polres Ciamis untuk menyukseskan program “Asta Cita” Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

banner 325x300

Di area pertanian seluas 2 hektar di Kampung Sukalillah, sebanyak 35 kilogram bibit jagung mulai disemai sebagai simbol perlawanan terhadap kerawanan pangan.

​”Kami mengerahkan personel untuk turun langsung, menggandeng seluruh elemen masyarakat dan kelompok tani. Fokus kami adalah membantu petani dari hulu hingga hilir, mulai dari peningkatan hasil panen hingga akses pasar,” ujar Wakapolres Ciamis, Kompol Sujana, mewakili Kapolres AKBP H. Hidayatullah, Kamis, 7 Mei 2026.

​Melawan Stigma “Petani Itu Kuno”

​Ada misi khusus di balik pelibatan Pemuda Muhammadiyah dalam proyek ini.

Polres Ciamis ingin mendobrak stigma negatif yang membuat anak muda enggan menyentuh lumpur.

Menurut Kompol Sujana, keterlibatan pemuda sangat krusial sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan pangan masa depan.

​”Kami ingin merangsang pemuda agar tidak takut atau malu menjadi petani. Bertani itu bukan hal tabu, justru mereka adalah penerus yang akan menjaga keberlangsungan pertanian Indonesia,” tuturnya dengan penuh optimisme.

​Swasembada dari Pekarangan

​Tak hanya menyasar lahan luas, Wakapolres juga menyerukan gerakan kemandirian pangan dari tingkat rumah tangga.

Ia mengajak masyarakat Ciamis memanfaatkan lahan kosong atau pekarangan rumah untuk menanam kebutuhan pokok sehari-hari.

​Targetnya ambisius: menjadikan Kabupaten Ciamis sebagai daerah pelopor swasembada pangan di Indonesia.

​”Mari kita wujudkan Ciamis sebagai daerah mandiri. Jika masyarakat sejahtera dan kebutuhan pangan tercukupi, maka kemandirian bangsa akan tertanam kuat sesuai cita-cita para pemimpin kita,” tegas Sujana.

​Penanaman kuartal kedua ini juga dihadiri oleh perwakilan camat, UPTD Pertanian, serta jajaran pejabat utama Polres Ciamis, menandai keseriusan koordinasi antarlembaga di tanah Galuh.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *