banner 728x250
News  

PGRI Manonjaya Kukuhkan Komitmen Guru Bermutu Lewat Konferensi Cabang 2025

banner 120x600
banner 468x60

Tasikmalaya, kondusif.inewsciamis.com/ – Konferensi Cabang PGRI Manonjaya Tahun 2025 digelar di Gedung PGRI Kecamatan Manonjaya, Selasa (30/09/2025), dengan mengusung tema “Guru Bermutu Indonesia Maju, Guru Hebat Indonesia Kuat.”

Acara ini dihadiri Ketua PGRI Kabupaten Tasikmalaya, Ketua PGRI Jawa Barat, Ketua PGRI Manonjaya beserta jajarannya, unsur Muspika, para kepala sekolah se-Kecamatan Manonjaya, serta tamu undangan lainnya.

banner 325x300

Konferensi ini menjadi momentum penting untuk regenerasi kepengurusan sekaligus evaluasi program kerja lima tahun terakhir.

Selain itu, forum juga dimanfaatkan untuk merumuskan arah kebijakan PGRI Manonjaya ke depan, agar selaras dengan tantangan pendidikan menuju visi Indonesia Emas 2045.

Ketua PGRI Manonjaya, Azab, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang turut dihadiri Ketua PGRI Jawa Barat.

“Alhamdulillah pada siang hari ini kita bisa hadir bersilaturahmi dalam acara konferensi cabang. Setiap ranting mengutus dua orang, dan harapannya kegiatan ini bisa berjalan sukses serta melahirkan pengurus yang membawa kemajuan bagi PGRI Cabang Manonjaya,” ujarnya.

Ketua PGRI Kabupaten Tasikmalaya, Unang Aripin, S.Pd., M.Pd., menyoroti masalah kekosongan tenaga pendidik.

“Kami mendorong pemerintah daerah agar persoalan kekosongan guru dapat diselesaikan pada 2026. Selain itu, pelatihan bagi guru juga harus terus ditingkatkan dengan dukungan anggaran APBD,” katanya.

Sementara itu, Ketua PGRI Jawa Barat, Ahmad Johana, S.Pd., menegaskan pentingnya konsistensi penyelenggaraan konferensi cabang sesuai amanat AD/ART organisasi.

“Alhamdulillah hingga saat ini sudah ada 10 cabang yang melaksanakan konferensi sebagaimana aturan organisasi,” jelasnya.

Camat Manonjaya, Kadir, S.Sos., menyebut PGRI sebagai lembaga hebat yang taat aturan.

“Mudah-mudahan melalui konferensi ini dapat terwujud sinergitas dan keselarasan program kerja PGRI dengan arah kebijakan pembangunan pendidikan pemerintah daerah, sehingga menjadi acuan dan evaluasi organisasi,” tutupnya.***

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *