Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,– Seorang petani bernama Ade Jaenal (75), warga Lingkungan Desa, Kelurahan Benteng, dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di Jalan Rancapetir RT 001/028, Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, pada Senin (17/3) sekitar pukul 13.55 WIB.
Menurut keterangan pihak kepolisian, kejadian bermula ketika korban terlihat berdiri di tengah jalur rel kereta api.
Kemudian, masinis kereta api Kuntojaya KA 291 jurusan Kutoarjo–Kiaracondong yang melintas di lokasi tidak sempat menghentikan laju kereta, sehingga korban tertabrak.
Korban juga diketahui sedang menjalani perawatan jalan karena mengalami gangguan kejiwaan.
Berdasarkan keterangan itu, korban merupakan petani berusia 75 tahun yang berasal dari Kelurahan Benteng, Kecamatan Ciamis.
Sementara itu, dalam kejadian tersebut pihak kepolisian juga mendapatkan dua orang saksi yakni Firman Mahesa dan Riski Maulana.
Lebih lanjut, dalam keterangannya Firman menyatakan bahwa ia mengetahui kejadian setelah mendapatkan informasi dari masinis.
Kemudian, masinis melaporkan bahwa korban terlihat berdiri di tengah jalur rel sebelum akhirnya tertabrak.
Lalu, pihak kepolisian melakukan tugas sesuai prosedur dari mulai mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) hingga mengumpulkan saksi.
Peristiwa petani di Ciamis meninggal dunia tertabrak kereta api Kuntojaya itu menjadi sorotan
pihak kepolisian.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati saat berada di sekitar jalur kereta api.
Untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.


















