Tasikmalaya,kondusif.inewsciamis.com/ – Pesta Rakyat Margahayu,- Suasana penuh semangat kebersamaan mewarnai Lapang Desa Margahayu, Kecamatan Manonjaya, Tasikmalaya, saat Karang Taruna menggelar Gebyar Kemerdekaan sebagai puncak perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80, Minggu (31/08/2025).
Ribuan warga tumpah ruah menikmati pesta rakyat yang menjadi penutup rangkaian lomba sejak awal Agustus.
Puncak acara dimeriahkan karnaval yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, dari anak-anak hingga orang tua.
Mereka menampilkan kreativitas khas tiap wilayah RT di Desa Margahayu.
Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Karang Taruna Desa Margahayu, Rahmat Syaiful Majid, mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan masyarakat maupun pemerintah desa.
“Alhamdulillah, tahun ini Karang Taruna dipercaya untuk melaksanakan pesta rakyat memeriahkan HUT RI ke-80. Persiapan sudah kami lakukan sejak Mei, dan puncaknya hari ini berjalan lancar,” ujar Rahmat.
Ia juga menjelaskan, perlombaan yang digelar sejak 3, 9, hingga 10 Agustus dibagi ke dalam dua kategori, yaitu lomba yang berbasis ke-RT-an serta lomba kreativitas yang menonjolkan potensi masing-masing wilayah.
“Antusiasme warga sangat luar biasa. Semoga tahun depan semangat kebersamaan ini bisa lebih meningkat lagi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Margahayu, H. Jaja Sujana, yang hadir bersama jajaran perangkat desa, BPD, AKD, dan tokoh masyarakat, turut memberikan apresiasi.
Menurutnya, acara ini juga menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, Karang Taruna, dan masyarakat menjadi kunci terciptanya kekompakan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah berpartisipasi. Semoga ke depan Desa Margahayu semakin kompak, sinergi, dan lebih maju bersama,” kata H. Jaja.
Selain itu, gebyar Kemerdekaan ini bukan sekadar pesta rakyat, melainkan simbol kebersamaan warga Margahayu dalam merayakan kemerdekaan.
Dengan semangat gotong royong, perayaan HUT RI ke-80 juga menjadi momentum memperkuat solidaritas masyarakat sekaligus melestarikan tradisi desa yang penuh warna.
Reporter: Heni Nurhaeni | kondusif.inewsciamis.com/


















