banner 728x250
News  

Dari Jeruji ke Janji Suci: Arif dan Putri Menikah di Aula Polres Ciamis

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis, kondusif.inewsciamis.com/Pernikahan di Polres Ciamis,- Sebuah momen haru menyelimuti Aula Pesat Gatra Polres Ciamis, Rabu (5/11/2025). Di tempat inilah, Arif Rizki Ramadhan dan Neng Putri Wulansari resmi disatukan dalam ikatan pernikahan.

Mas kawin sederhana berupa seperangkat alat salat dan uang tunai Rp3 juta menjadi saksi awal kehidupan baru keduanya.

banner 325x300

Namun makna pernikahan ini jauh lebih dalam daripada sekadar seremoni.

Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah hadir langsung sebagai saksi.

Beliau bukan hanya menyaksikan akad, tetapi juga menjadi jembatan bagi dua insan muda yang sebelumnya tersandung kasus hukum.

“Alhamdulillah hari ini kita menyaksikan penyatuan dua insan, Arif dan Putri,” ujar AKBP Hidayatullah.

“Dulu mereka terlibat kasus pembuangan bayi, namun kini berkomitmen memperbaiki kesalahan.”

Menurut Kapolres, keputusan menikahkan keduanya muncul dari niat tulus keluarga untuk bertanggung jawab atas anak yang telah mereka lahirkan.

“Anak itu suci. Tidak ada istilah anak haram,” tegasnya.

Ia menambahkan, pernikahan tersebut menjadi bukti bahwa hukum dan kemanusiaan bisa berjalan beriringan.

“Perbuatan salah harus ditebus, tapi kesempatan memperbaiki diri harus tetap terbuka,” ucapnya mantap.

Proses Hukum Koordinasi Dengan Kejaksaan

Kapolres menegaskan, pihaknya tetap berkoordinasi dengan kejaksaan terkait proses hukum.

Namun ia berharap ada kebaikan dan keajaiban dari pengadilan dalam menyikapi kasus ini.

“Karena keduanya menunjukkan tanggung jawab untuk memelihara anaknya,” katanya.

“Semoga niat baik mereka menjadi alasan meringankan proses hukum yang sedang dijalani.”

Ketika ditanya soal bulan madu, Kapolres tersenyum.

“Untuk sementara, bulan madunya di Polres dulu ya,” ujarnya disambut tawa hadirin.

Ia juga berpesan agar kedua mempelai menjaga amanah besar yang telah diberikan Tuhan.

“Anak itu hadiah berharga. Banyak pasangan yang belum dikaruniai anak, jadi jagalah baik-baik,” tuturnya lembut.

Keduanya tampak terharu usai akad nikah selesai.

“Senang sekali, tidak menyangka bisa dinikahkan di sini,” ujar Neng Putri dengan mata berkaca-kaca.

Arif menambahkan, pernikahan itu menjadi titik balik hidupnya.

“Insya Allah kami akan merawat anak kami dengan sebaik-baiknya. Ada penyesalan, tapi juga kebahagiaan,” katanya.

Kapolres mengaku, peristiwa seperti ini baru pertama kali terjadi di Ciamis.

“Mudah-mudahan ini yang pertama dan terakhir. Jangan ada lagi orang tua yang tega membuang anaknya,” tegasnya.

Ia menegaskan, Polres Ciamis akan terus mengambil langkah terbaik untuk melindungi masyarakat dan menumbuhkan kepedulian sosial.

“Menjaga keamanan itu bukan hanya soal hukum, tapi juga kemanusiaan,” ujarnya.

Langkah Kapolres Ciamis itu menuai apresiasi banyak pihak.

Tokoh agama dan masyarakat menilai, tindakan tersebut menjadi pelajaran moral bagi generasi muda.

Pernikahan di kantor polisi itu bukan sekadar pengesahan hubungan dua insan.

Ia menjadi simbol harapan, bahwa setiap kesalahan masih bisa ditebus dengan tanggung jawab dan cinta.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *