banner 728x250
News  

Jurnalis dan Media Jadi Garda Depan Menjaga Nilai HAM di Era Globalisasi

banner 120x600
banner 468x60

CIAMIS,kondusif.inewsciamis.com/– Anggota Komisi XIII DPR RI H. Agun Gunandjar Sudarsa, Bc.IP., M.Si menegaskan bahwa media dan jurnalis memegang peran penting dalam menjaga nilai-nilai hak asasi manusia (HAM) di tengah derasnya arus globalisasi dan liberalisasi.

Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi Program Penghormatan, Perlindungan, Pemajuan, Penegakan, dan Pemenuhan Hak Asasi Manusia (P5HAM) di Hotel Tyara Plaza, Ciamis, Senin (6/10/2025).

banner 325x300

Kegiatan tersebut digagas oleh KemenHAM RI bersama Komisi XIII DPR RI dengan audiens jurnalis dan masyarakat.

Agun juga mengaku sengaja memilih Ciamis sebagai lokasi kegiatan dan melibatkan para jurnalis.

Menurutnya, peran media kini sangat menentukan arah peradaban dan kesadaran masyarakat terhadap nilai kemanusiaan.

“Saya pilih Ciamis karena di sini masyarakat dan jurnalisnya masih punya kepekaan terhadap nilai moral. Ke depan, dunia ditentukan oleh media sosial dan pemberitaan. Maka jurnalis harus jadi garda depan dalam menjaga HAM,” tegas Agun.

Ia menjelaskan, globalisasi membawa tantangan baru terhadap pemahaman HAM.

Banyak nilai-nilai dari luar negeri yang tidak selaras dengan jati diri bangsa, seperti paham liberal yang mengedepankan kebebasan individu tanpa batas.

“HAM di negara Barat sering dijadikan dalih untuk melegalkan hal-hal yang bertentangan dengan moral. Bahkan isu LGBT dan penyimpangan gender kini diseret sebagai bagian dari HAM,” ujarnya.

Agun menilai, jurnalis memiliki tanggung jawab besar untuk menyaring informasi agar masyarakat tidak terseret oleh arus pemikiran yang salah.

“Kalau media tidak punya arah, masyarakat bisa kehilangan pegangan. Kita harus punya pandangan tegas bahwa HAM Indonesia berpijak pada Ketuhanan Yang Maha Esa,” katanya.

Menurutnya, perbedaan mendasar antara HAM Indonesia dan HAM Barat adalah keseimbangan antara hak individu dan tanggung jawab sosial.

Karena itu, media juga harus menjadi penyeimbang  bukan pengikut tren global.

“Jurnalis dan masyarakat harus menjadi penopang HAM yang berpijak pada Pancasila. Jangan biarkan liberalisme merusak nilai kemanusiaan yang kita pegang sejak kemerdekaan,” tutupnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *