Cirebon,kondusif.inewsciamis.com/,– Korban Longsor Gunung Kuda, Suasana duka mendalam menyelimuti Kabupaten Cirebon pasca tragedi longsor di kawasan Gunung Kuda, Kecamatan Dukupuntang.
Sebagai bentuk empati dan pelayanan kemanusiaan, Polresta Cirebon mengawal proses penyerahan jenazah para korban ke rumah duka masing-masing, Sabtu (31/5/2025).
Pemulangan jenazah dilakukan dari RSUD Arjawinangun dan Rumah Sakit Sumber Hurip, setelah melalui proses identifikasi oleh tim DVI Polda Jabar.
Proses ini dihadiri langsung oleh Kabid Dokkes Polda Jabar Kombes Pol. dr. Nariyana, M.Kes., QHIA, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., Kasat Lantas Kompol Mangku Anom Sutresno, Kasat Intelkam, para Kapolsek jajaran, personel Koramil, serta keluarga korban.
Penyerahan Korban Longsor Gunung Kuda Penuh Kehormatan
Jenazah yang telah diidentifikasi dan dikafani diserahkan secara resmi kepada keluarga, lengkap dengan dokumen surat kematian.
Selanjutnya, jenazah diantar dan dikawal menuju rumah duka menggunakan kendaraan patroli oleh personel Satlantas, Samapta, dan jajaran Polsek.
“Pengawalan dilakukan untuk memastikan perjalanan jenazah berlangsung aman, lancar, dan bebas gangguan. Ini adalah bentuk komitmen Polresta Cirebon dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.
Duka yang Diringankan oleh Kepedulian
Prosesi penyerahan jenazah diwarnai suasana haru. Tangis keluarga pecah menyambut kepergian orang-orang tercinta.
Di tengah kesedihan, kehadiran aparat kepolisian menjadi dukungan moral yang sangat berarti.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada seluruh keluarga korban.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kehadiran kami hari ini adalah wujud empati dan tanggung jawab Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam masa-masa sulit seperti ini,” ungkapnya.
Apresiasi untuk Tim Gabungan
Kapolresta juga memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh unsur yang terlibat dalam proses evakuasi dan identifikasi, mulai dari tim DVI, tenaga medis, hingga aparat gabungan dari TNI-Polri.
“Kami harap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan. Tragedi ini juga menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana alam,” tambahnya.
Tugas Kemanusiaan di Atas Segalanya
Polresta Cirebon tidak hanya menjalankan tugas formal sebagai penegak hukum, tetapi juga menunjukkan kepedulian tulus kepada masyarakat yang sedang berduka.
Bantuan yang diberikan, mulai dari pengurusan administrasi hingga pengawalan terakhir, menjadi bukti nyata bahwa polisi hadir sebagai pelindung dan pengayom rakyat.
Tragedi longsor ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kehadiran negara, melalui aparat keamanan, sangat penting dalam setiap musibah untuk memberikan rasa aman, ketenangan, dan penghormatan terakhir yang layak bagi para korban.


















