Bandung,kondusif.inewsciamis.com/ – Penguatan keuangan Polda Jabar menjadi sorotan utama dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Keuangan Tahun Anggaran 2025 yang dibuka langsung oleh Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Rabu (9/7/2025) di Hotel Luminor, Bandung.
Kegiatan tahunan ini mengangkat tema “Optimalisasi Fungsi Keuangan Polda Jabar Guna Penguatan Polri Presisi dalam Rangka Mendukung Program Asta Cita.”
Rakernis dihadiri oleh para pejabat utama Polda Jabar, Kabidkeu, Kepala Kanwil DJPB Provinsi Jabar, serta para bendahara dan pengelola keuangan dari seluruh satuan kerja di jajaran Polda Jabar.
Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Adi Vivid menegaskan bahwa keberhasilan program Polri, termasuk Program Asta Cita, sangat bergantung pada sistem keuangan yang dikelola secara transparan, akuntabel, dan profesional.
“Fungsi keuangan bukan sekadar anggaran. Ini tentang bagaimana kita mengelola sumber daya dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas demi pelayanan optimal kepada masyarakat,” tegas Wakapolda.
Ia juga menggarisbawahi bahwa peran fungsi keuangan turut mendorong kesuksesan program prioritas Polri.
Seperti rekrutmen bintara kompetensi pertanian, pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kemudian, gerakan tanam jagung yang menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
Prestasi pun diraih. Polda Jabar mencatat kinerja membanggakan dengan menempati posisi ke-4 dalam Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA).
Di lingkungan Mabes Polri untuk tahun 2024. Polri juga berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.
“Ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran. Mari kita pertahankan dan bahkan tingkatkan,” ujar Brigjen Pol. Adi Vivid.
Ia juga mengajak seluruh peserta Rakernis untuk serius mengikuti rangkaian kegiatan, memperkuat sinergi dengan DJPB dan KPPN, serta menerapkan hasil rakernis dalam pelaksanaan tugas di satuan kerja masing-masing.
“Manfaatkan Rakernis ini untuk menambah kompetensi. Ilmu yang didapat harus bisa langsung diterapkan,” pungkasnya.


















