Tasikmalaya,kondusif.inewsciamis.com/, Program penanaman durian Cineam resmi dimulai dengan penanaman 60 pohon durian dan alpukat di lahan Mako Batalyon D Pelopor Brimob Polda Jawa Barat, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya. Gerakan ini menjadi langkah awal menuju pengembangan kawasan pertanian produktif yang menopang ketahanan pangan daerah.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Brimob Cineam dengan H. Wahyu, pemilik Durian Kujang Cikoneng Ciamis, yang menggagas program penghijauan sekaligus pembangunan ekonomi berbasis pertanian.
Ditanam 60 Pohon, Target 1.000 Pohon
Menurut H. Wahyu, penanaman awal dilakukan di atas lahan seluas 16 hektare. Sekitar 12 hektare akan dialokasikan khusus sebagai kebun durian dan alpukat.
“Hari ini kita tanam 60 pohon. Target kami 1.000 pohon durian dan alpukat, karena potensi lahannya besar dan produktif,” ujar H. Wahyu.
Kemudian, jenis bibit yang ditanam antara lain durian Musang King, Blackthorn, Bawor.
Selain itu, alpukat varietas Aligator semuanya dikenal bernilai tinggi di pasar lokal dan nasional.
Lebih lanjut, penanaman durian Cineam ini turut dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, di antaranya.
Khifayati Nursetiana, S.Pd., Ketua Bidang I TP PKK Tasikmalaya.
Kemudian, dr. H. Heru Suharto, M.M.Kes., Kepala Dinas Kesehatan.
Lalu, Camat Cineam dan Kepala Puskesmas, aparat TNI-Polri serta tokoh masyarakat.
Dengan demikian, kolaborasi lintas sektor ini dinilai sebagai bentuk nyata sinergi membangun ketahanan pangan dari hulu ke hilir.
Selain itu, Wahyu menegaskan bahwa penanaman durian Cineam ini bukan program jangka pendek.
Tetapi, bagian dari upaya jangka panjang menciptakan lumbung durian selatan Jawa Barat.
“Kami akan perluas program ini ke wilayah Ciamis dan sekitarnya. Bukan hanya menanam, tapi membangun ekosistem pangan yang mandiri dan berkelanjutan,” jelasnya.
Lebih dari sekadar menanam pohon, program ini juga menciptakan potensi ekonomi baru.
Dengan menyerap tenaga kerja, dan memperbaiki kualitas lingkungan hidup.


















