banner 728x250

Indonesia Janji Akui Israel Setelah Palestina Merdeka, Tegas Prabowo di PBB

banner 120x600
banner 468x60

New York,kondusif.inewsciamis.com/,– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen Indonesia terhadap solusi dua negara sebagai jalan satu-satunya menuju perdamaian Palestina–Israel. Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam pidatonya pada Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai Palestina di Gedung Majelis Umum PBB, New York, Amerika Serikat, Senin (22/9/2025).

Seruan Kemanusiaan untuk Gaza

Di hadapan para pemimpin dunia, Presiden Prabowo menyuarakan keprihatinan mendalam atas krisis kemanusiaan yang terjadi di Gaza.

banner 325x300

Ia menyebut ribuan korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak, telah berjatuhan, sementara kelaparan dan penderitaan semakin meluas.

“Ribuan nyawa tak berdosa, banyak di antaranya perempuan dan anak-anak, telah terbunuh. Kelaparan mengancam. Bencana kemanusiaan sedang terjadi di depan mata kita. Kami mengutuk semua tindakan kekerasan terhadap warga sipil tak berdosa,” tegas Prabowo.

PBB New York, Indonesia Konsisten Dukung Palestina

Presiden menekankan bahwa tanggung jawab masyarakat internasional bukan hanya terkait masa depan Palestina, tetapi juga masa depan Israel dan kredibilitas PBB.

Indonesia, kata dia, berdiri teguh pada prinsip solusi dua negara.

“Oleh karena itu, Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap solusi dua negara. Hanya dengan cara inilah perdamaian sejati dapat tercapai,” ujarnya.

Prabowo juga menyatakan, setelah Israel mengakui kemerdekaan dan kenegaraan Palestina, Indonesia siap mengakui Negara Israel serta mendukung jaminan keamanannya.

Apresiasi Pengakuan Negara Palestina

Dalam kesempatan itu, Presiden mengapresiasi langkah sejumlah negara besar yang telah mengakui Palestina, termasuk Prancis, Kanada, Australia, Inggris, dan Portugal.

Menurutnya, langkah tersebut berada di sisi sejarah yang benar.

“Pengakuan Negara Palestina adalah langkah yang tepat. Bagi mereka yang belum bertindak, kami katakan sejarah tidak berhenti,” ucapnya.

Prabowo juga menyebut Deklarasi New York sebagai jalur damai yang adil, yang harus dijadikan pijakan untuk menciptakan perdamaian abadi.

Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian

Menutup pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya penghentian perang di Gaza sebagai prioritas dunia internasional.

Indonesia, kata dia, siap berkontribusi aktif, termasuk dengan mengirimkan pasukan penjaga perdamaian di bawah mandat PBB.

“Kita harus mengatasi kebencian, ketakutan, dan kecurigaan. Kita siap mengambil bagian dalam perjalanan menuju perdamaian ini, termasuk menyediakan pasukan penjaga perdamaian,” pungkasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *