banner 728x250

Ole Romeny Player of the Match, Meski Oxford United Takluk di Kandang

Meski Oxford United harus menelan kekalahan 2-3 dari Coventry City dalam lanjutan Championship, Ole Romeny tetap menjadi sorotan.

banner 120x600
banner 468x60

Oxford, Kondusif – Meski Oxford United harus menelan kekalahan 2-3 dari Coventry City dalam lanjutan Championship, Ole Romeny tetap menjadi sorotan. Striker naturalisasi Indonesia itu tampil gemilang dengan mencetak gol perdananya untuk Oxford United dan dinobatkan sebagai Player of the Match dalam laga ini.

Gol Perdana Romeny di Oxford

Bertanding di The Kassam Stadium, Sabtu (1/3/2025), United berusaha mengamankan poin di hadapan pendukungnya. Namun, Coventry lebih dulu unggul dan membuat tuan rumah dalam posisi sulit.

banner 325x300

The Yellow, baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua, tepatnya pada menit ke-53. Ole Romeny sukses mencetak gol setelah menerima umpan matang dari Przemyslaw Placheta. Gol ini menjadi yang pertama bagi pemain berusia 24 tahun itu sejak bergabung.

Sayangnya, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Hanya lima menit berselang, Ephron Mason-Clark kembali membawa Coventry memimpin 2-1. Romeny hampir menyamakan skor lagi pada menit ke-61, tetapi tembakannya masih bisa ditepis kiper lawan.

Oxford akhirnya berhasil menyamakan kedudukan lewat Elliott Moore pada menit ke-62 setelah menerima umpan dari Tyler Goodrham. Namun, Coventry menutup laga dengan gol kemenangan di menit-menit akhir, membuat Oxford harus puas tanpa poin di kandang sendiri.

Performa Apik, Dinobatkan Jadi Player of the Match

Meskipun timnya kalah, Romeny tampil luar biasa sepanjang laga. Mobilitasnya di lini depan, kepercayaan dirinya dalam duel satu lawan satu, serta gol perdananya membuatnya terpilih sebagai Player of the Match.

Hasil ini membuat Oxford United tetap tertahan di peringkat ke-18 dengan 38 poin dari 35 laga, sementara Coventry City naik ke peringkat kelima dengan 53 poin.

Bagi Romeny, meskipun timnya gagal meraih kemenangan, performa apiknya bisa menjadi sinyal positif untuk laga-laga berikutnya. Gol pertamanya di Inggris bisa menjadi awal dari perjalanan suksesnya di kompetisi Eropa.

banner 325x300

Respon (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *