Malang, kondusif.inewsciamis.com/,– Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya sinergi antara Polri dan komunitas ojek online (ojol) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh wilayah Indonesia.
Hal itu disampaikan saat memimpin Apel Ojol Kamtibmas di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, yang diikuti 4.425 pengemudi ojol dari berbagai daerah.
Dalam apel bertema “Jogo Jatim Bersama Ojol dan Teman Polda Jatim”, Jenderal Sigit menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat komunitas ojol yang ikut berkomitmen menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Saya berterima kasih kepada seluruh komunitas ojol yang hadir hari ini dan menyampaikan deklarasi Ojol Kamtibmas. Ini bentuk nyata kemitraan Polri dengan masyarakat,” ujar Sigit.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan simbol kemitraan strategis antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan para pelaku ekonomi digital.
Peran ojek online dinilai sangat vital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Ojol menjadi penghubung antara pelaku UMKM dengan konsumen. Keberadaan mereka mendorong pergerakan ekonomi di berbagai sektor,” jelasnya.
Jenderal Sigit juga menekankan bahwa para pengemudi ojol berperan penting sebagai “mata dan telinga” di lapangan.
Karena aktif di jalan setiap hari, mereka kerap menjadi saksi pertama dalam berbagai peristiwa, mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga tindak kriminalitas.
“Jika menemukan hal-hal yang mencurigakan atau kejadian di jalan, jangan ragu melapor ke Polri. Kami siap bergerak cepat merespons setiap laporan,” tegasnya.
Lebih jauh, Kapolri mengungkapkan bahwa Polri telah menyiapkan sejumlah gerai kemitraan bagi para driver ojol.
Fasilitas ini mencakup bengkel kecil, tempat istirahat, hingga pos pelayanan yang dapat dimanfaatkan pengemudi saat bekerja.
“Saya minta seluruh jajaran, khususnya di Jawa Timur, terus memperkuat kemitraan ini. Dengan sinergitas yang baik, kita bisa bersama-sama menjaga kamtibmas agar perekonomian tumbuh dan masyarakat merasa aman,” tutur Sigit.


















