banner 728x250
News  

Ngaku Wartawan, Beli Rokok dan Kopi Tapi Tak Bayar, Pemilik Warung Ciamis Geram

banner 120x600
banner 468x60

Ciamis, kondusif.inewsciamis.com/ – Seorang pemilik warung di Dusun Segel, Desa Mangkubumi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, mengaku dirugikan oleh dua orang yang mengaku sebagai wartawan.

Kedua pria tersebut membeli sejumlah barang di warungnya, namun hingga kini belum juga melakukan pembayaran.

banner 325x300

Lili (32), pemilik warung, menuturkan peristiwa itu terjadi pada April lalu, saat berlangsung kegiatan pembangunan lapangan voli di dekat warungnya.

Dua orang yang mengaku wartawan Ciamis itu datang dan membeli dua bungkus rokok serta dua gelas kopi rebus.

“Mereka bilang, nanti pembayarannya diserahkan ke pihak desa. Tapi sampai sekarang belum ada yang datang membayar,” ujar Lili, Jumat (31/10/2025).

Sekitar Rp 70 Ribu

Ia menambahkan, nilai belanjaan yang belum dibayar memang tidak besar sekitar Rp70 ribu namun bagi pelaku usaha kecil sepertinya, jumlah tersebut cukup berarti.

“Untung jual rokok juga tidak seberapa. Saya hanya ingin ada itikad baik untuk melunasi,” ungkapnya.

Lili mengaku masih mengingat ciri-ciri kedua orang itu. Mereka datang menggunakan mobil berwarna hitam, dan salah satunya berperawakan tinggi besar.

Namun, ia tidak mengetahui secara pasti dari media mana mereka berasal.

“Saya tidak tahu dari media mana. Kalau memang tidak ada niat baik untuk membayar, saya akan lapor ke pihak berwajib,” tegasnya.

Wartawan Harusnya Jadi Teladan

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Mangkubumi, Jamaludin, menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh oknum tersebut.

Ia menilai, wartawan seharusnya menjadi teladan di tengah masyarakat, bukan sebaliknya.

“Kalau benar ada oknum wartawan berbuat seperti itu, sangat disayangkan. Wartawan mestinya memberi contoh yang baik, bukan malah merugikan warga kecil,” ujarnya.

Jamaludin berharap pihak terkait bisa menelusuri identitas kedua oknum tersebut agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.

Tanggapan Pihak Desa

Menanggapi hal ini, Kepala Dusun Segel, Ade Ikmal Sanjali, memastikan bahwa pihak desa tidak pernah memerintahkan atau memberikan tanggungan kepada siapa pun untuk membayar pembelian di warung tersebut.

“Pihak desa tidak pernah menyuruh siapapun membeli dengan iming-iming nanti dibayar oleh desa.

Kami juga tidak mengenal siapa orang yang mengaku wartawan itu,” kata Ade saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Hal senada disampaikan Kasi Kesejahteraan Desa Mangkubumi, Kamil Jamaludin, yang menegaskan bahwa kejadian itu sama sekali bukan tanggung jawab pihak desa.

“Saya tegaskan, tidak ada perintah dari kami kepada siapapun untuk membeli dengan dalih akan dibayar oleh desa. Jadi, kalau ada yang mengatasnamakan desa, itu tidak benar,” ujarnya.

Kamil juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap pihak yang mengaku wartawan atau membawa nama lembaga tertentu untuk kepentingan pribadi.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *