banner 728x250
Budaya  

Nama Asep Bawa Hoki? Ini Deretan Bupati dan Wakil Bupati Bernama Asep di Tahun 2025

banner 120x600
banner 468x60

kondusif.inewsciamis.com/, Ada fenomena menarik yang terjadi dalam kancah politik lokal Indonesia, khususnya pada hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang telah melahirkan jajaran pemimpin baru di berbagai kabupaten. Nama “Asep”, yang dikenal khas dari daerah Sunda, ternyata cukup mendominasi kursi wakil bupati bahkan bupati di beberapa daerah di Jawa Barat.

Daftar Pejabat Daerah Bernama “Asep” di Tahun 2025:

1. dr. Asep Surya Atmaja – Wakil Bupati Bekasi

banner 325x300

Mendampingi Bupati Ade Kuswara Kunang, dia berhasil memenangkan Pilkada Kabupaten Bekasi dengan suara mayoritas.

Dengan latar belakang sebagai dokter dan birokrat, Asep Surya Atmaja kini memegang peran penting dalam pembangunan wilayah industri terbesar di Indonesia itu.

2. Asep Ismail – Wakil Bupati Bandung Barat

Nama tersebut turut mencuat sebagai bagian dari kepemimpinan Kabupaten Bandung Barat.

Ia dilantik bersama Bupati Jeje Ritchie Ismail untuk periode 2025–2030. Pasangan ini dikenal dengan misi reformasi birokrasi dan penguatan ekonomi pedesaan.

3. Asep Sopari – Wakil Bupati Tasikmalaya

Dia bersama pasangannya memenangkan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Tasikmalaya dengan perolehan suara versi hitung cepat mencapai 53,91 persen.

Kemenangan ini menandai langkah besar dalam kiprah politiknya yang sempat diwarnai dinamika hukum dan PSU.

4. Asep Japar – Bupati Sukabumi

Berbeda dari tiga lainnya yang menjabat sebagai wakil, dia kini naik ke posisi tertinggi sebagai Bupati Sukabumi.

Bersama Wakil Bupati Andres, Asep Japar membawa visi pembangunan infrastruktur dan pelestarian alam di daerah selatan Jawa Barat ini.

Budaya dan Nama: Sebagai Identitas Sunda

Nama Asep bukan sekadar nama umum di Jawa Barat, tapi telah menjadi semacam simbol kebudayaan Sunda yang kini juga mengakar kuat dalam dunia pemerintahan daerah.

Dalam tradisi masyarakat Sunda, “Asep” sering diberikan kepada anak laki-laki sebagai bentuk harapan agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang harum dan membawa kebanggaan.

Fenomena ini juga menimbulkan keunikan tersendiri: untuk pertama kalinya dalam sejarah politik lokal Indonesia.

Setidaknya empat pejabat daerah terpilih dengan nama yang sama berhasil menduduki posisi strategis di tahun yang sama.

Kemudian, apakah nama tersebut membawa hoki di dunia politik lokal? Entah kebetulan atau cerminan dari kuatnya kultur Sunda dalam pemerintahan daerah.

Dengan demikian, nama itu kini tak hanya akrab di telinga, tapi juga akrab di ruang-ruang rapat pemerintahan kabupaten.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *