Tasikmalaya, kondusif.inewsciamis.com/ – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Manonjaya digelar pada Selasa (11/02/2025) di Gedung PWRI Manonjaya. Forum ini membahas skala prioritas pembangunan tahun 2026 dengan menekankan efisiensi anggaran dan optimalisasi program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Camat Manonjaya, Kadir, S.Sos., menegaskan bahwa Musrenbang ini merupakan kelanjutan dari musyawarah desa (Musdesa) yang telah dilakukan sebelumnya. Ia berharap forum ini dapat menghasilkan keputusan strategis untuk kemajuan wilayah.
“Kita semua patut bersyukur karena masih diberikan kesehatan untuk mengikuti Musrenbang tingkat kecamatan ini. Pelaksanaan Musrenbang ini merupakan kelanjutan dari tahapan Musdesa yang telah dilakukan oleh para kepala desa, dan hari ini kita akan menetapkan skala prioritas untuk pembangunan di Kecamatan Manonjaya,” ujar Kadir dalam sambutannya.
Efisiensi Anggaran Jadi Fokus Utama
Dalam kesempatan tersebut, Kadir juga menyoroti kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan oleh pemerintah daerah. Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa dana yang tersedia benar-benar dialokasikan pada program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pemerintah daerah memang tengah melakukan efisiensi anggaran, terutama pada kegiatan yang kurang menyentuh masyarakat. Hal ini termasuk dalam pengurangan biaya perjalanan dinas (SPPD) yang kini bisa dioptimalkan melalui teknologi, seperti rapat daring dan komunikasi digital,” jelasnya.
Kebijakan efisiensi ini, lanjut Kadir, sudah diterapkan sejak 2019, termasuk dalam pemangkasan jumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Beberapa SKPD kini mencakup lebih dari satu kewenangan untuk mengurangi beban anggaran pemerintah daerah.
“Dengan langkah efisiensi yang telah dilakukan Kabupaten Tasikmalaya sejak 2019, kita bisa mengalokasikan anggaran secara lebih bijak untuk pembangunan yang lebih terukur,” tambahnya.
Musrenbang Kecamatan Manonjaya diharapkan mampu menghasilkan program-program prioritas yang dapat diusulkan ke tingkat kabupaten. Dengan validasi dari tim terkait, program yang dirancang diharapkan dapat terealisasi pada 2026, guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Manonjaya.***
Jurnalis: Nurhaeni



















Respon (0)