banner 728x250
News  

Tujuh Kebiasaan Anak Hebat dan Jam Malam Pelajar Jadi Materi Baru MPLS di SMPN 1 Manonjaya

banner 120x600
banner 468x60

Tasikmalaya,kondusif.inewsciamis.com/,– Sebanyak 379 siswa baru resmi mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 1 Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, dalam rangka menyambut tahun ajaran 2025/2026.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Sekolah H. Supratman pada Senin (14/07/2025) di halaman sekolah.

banner 325x300

Dalam sambutannya, H. Supratman menekankan pentingnya MPLS sebagai gerbang awal perjalanan pendidikan siswa di jenjang menengah pertama.

“Kami berharap mereka dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar, berkembang, dan mencapai potensi terbaik mereka,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi semangat para peserta yang terlihat antusias dan aktif sejak hari pertama.

Hal ini, menurutnya, mencerminkan kesiapan siswa untuk menyesuaikan diri dan menyatu dalam lingkungan sekolah yang baru.

Ketua Panitia MPLS, Tenta Nopisi, menjelaskan bahwa kegiatan MPLS tahun ini mengalami beberapa pembaruan sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Nasional dan Peraturan Gubernur Jawa Barat.

Ketua MPLS SMPN 1 Manonjaya ,Tenta Nopisi
Ketua MPLS SMPN 1 Manonjaya ,Tenta Nopisi

Anak Indonesia Hebat dan Sosialisasi Jam Malam Masuk Materi

Salah satu perubahan paling mencolok adalah penambahan dua materi baru, yakni Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Sosialisasi Jam Malam Pelajar.

“MPLS tahun ini menekankan konsep ramah anak dan ramah lingkungan. Tidak boleh ada perpeloncoan atau perundungan. Tujuannya agar siswa merasa bahagia dan betah di sekolah,” jelas Tenta.

MPLS dilaksanakan selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat.

Kegiatan Senin hingga Kamis dikelola oleh panitia internal, sedangkan hari Jumat difokuskan pada kegiatan kepramukaan bertajuk Masa Tamu (PERMATA).

Dalam pelaksanaan pra-MPLS sebelumnya, panitia masih menemukan beberapa siswa yang terlambat hadir dan belum mematuhi ketentuan seragam.

Oleh karena itu, panitia menekankan pentingnya menanamkan kedisiplinan sejak awal.

“Kami ingin sekolah ini menjadi rumah kedua bagi siswa. Tempat yang membuat mereka rindu datang setiap hari, nyaman belajar, dan memiliki hubungan baik dengan guru serta teman-temannya,” tutur Tenta.

Selama MPLS berlangsung, seluruh siswa dikenalkan dengan berbagai aspek kehidupan sekolah, mulai dari tata tertib, sarana dan prasarana, guru pengajar, hingga staf tata usaha.

Tahun ini, 379 siswa tersebut terbagi dalam 11 rombongan belajar (rombel).

Dengan konsep yang mengedepankan edukasi tanpa kekerasan, SMPN 1 Manonjaya berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.

Henikondusif.inewsciamis.com/
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *