Ciamis,kondusif.inewsciamis.com/,- Momen Halalbihalal PGRI Kabupaten Ciamis, Selasa (7/4/2026) di Aula Stikes Muhammadiyah menjadi sangat emosional. Pasalnya, sebanyak 29 warga pendidik di lingkup PGRI Ciamis dipastikan bakal berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.
Ketua PGRI Ciamis, Edi Rusyana, secara khusus memperkenalkan para calon jemaah haji tersebut di hadapan ribuan anggota lainnya. Ia pun mengetuk pintu hati seluruh warga pendidikan dan masyarakat Ciamis untuk mendoakan para pahlawan tanpa tanda jasa ini.
”Kami memohon doa dari seluruh anggota PGRI dan warga Ciamis. Saat ini 29 orang rekan kita dalam keadaan sehat. Semoga mereka bisa menjalankan ibadah sesuai ketentuan dan bagi yang lain, semoga segera menyusul berangkat ke Tanah Suci,” ujar Edi dengan nada penuh harap.
Waspada Cuaca Ekstrem di Arab Saudi
Kegembiraan ini juga mendapat perhatian serius dari Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya.
Di tengah ucapan selamat, Herdiat melontarkan pesan penting agar para jemaah segera menyesuaikan diri dengan kondisi di Arab Saudi yang jauh berbeda dengan Indonesia.
Herdiat mewanti-wanti para jemaah untuk mewaspadai ancaman cuaca ekstrem yang saat ini sedang melanda Tanah Suci.
Pasalnya, perbedaan iklim antara Ciamis yang sejuk dengan Makkah yang bisa menembus suhu 40 derajat Celcius menjadi tantangan berat bagi fisik jemaah.
”Cuaca di sana sangat panas, jangan sampai sakit. Panasnya sangat ekstrem dan itu bisa memicu dehidrasi dengan cepat,” tegas Herdiat mengingatkan.
Instruksi Jaga Fisik dan Asupan Nutrisi
Tak hanya soal panas, Bupati Ciamis ini juga menggambarkan betapa fluktuatifnya suhu di Tanah Suci.
Jika musim dingin tiba, suhu bisa merosot hingga di bawah 10 derajat Celcius yang berisiko membuat kulit pecah-pecah.
Oleh karena itu, ia langsung menginstruksikan para jemaah untuk disiplin menjaga kondisi fisik sejak dini.
Ia meminta para guru yang akan berangkat untuk memperbanyak asupan air putih dan rutin mengonsumsi makanan bergizi agar stamina tetap terjaga.
”Tanpa fisik yang tangguh, ibadah tidak akan maksimal. Saya minta jemaah disiplin, konsumsi makanan bergizi, dan perbanyak minum agar tidak tumbang karena cuaca,” pungkas Herdiat.


















